<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835</id><updated>2011-08-25T22:44:02.429+07:00</updated><category term='alam'/><category term='artikel'/><category term='tutorial photoshop'/><title type='text'>back to nature</title><subtitle type='html'>b.a.g.u.s.b.l.o.g</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-1157229165337380787</id><published>2010-11-27T23:56:00.004+07:00</published><updated>2010-11-28T00:06:29.778+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Lautan Pasir Gunung Bromo&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Gunung Bromo dengan lautan pasirnya yang fenomenal sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Indonesia. Gunung Bromo merupakan salah satu gunung pada Pegunungan Tengger.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TPE6F2LBTkI/AAAAAAAAADk/xsjw4lNkavk/s1600/inspirationsid-409467428-1287118529.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TPE6F2LBTkI/AAAAAAAAADk/xsjw4lNkavk/s320/inspirationsid-409467428-1287118529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544276488385285698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, panorama elok terpancar saat memandang pesona alam yang tidak akan pernah ada habisnya. Gunung Bromo berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti Brahma atau seorang dewa yang utama dan terletak dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo, mengepulkan asap putih. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Ketinggian yang relatif “rendah” untuk ukuran gunung membuat perjalanan menuju Gunung Bromo relatif mudah.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TPE6XV_e_II/AAAAAAAAADs/ZMvA6iAea1Q/s1600/inspirationsid-153327783-1287118529.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TPE6XV_e_II/AAAAAAAAADs/ZMvA6iAea1Q/s320/inspirationsid-153327783-1287118529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544276788984609922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, Anda bisa menikmati hamparan lautan pasir luas, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menggapai langit. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya atau sebaliknya menikmati temaram senja dari punggung bukit Bromo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihatnya, Anda harus menaiki Gunung Pananjakan yang merupakan gunung tertinggi di kawasan ini. Medan yang harus dilalui untuk menuju Gunung Pananjakan cukup berat. Untuk menuju kaki Gunung Pananjakan, Anda harus melalui daerah yang menyerupai gurun yang dapat membuat Anda tersesat. Saat harus menaiki Gunung Pananjakan, jalan yang sempit dan banyak tikungan tajam, tentu membutuhkan ketrampilan menyetir yang tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, banyak pengunjung yang memilih menyewa mobil hardtop (sejenis mobil jeep) yang dikemudikan oleh masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar berasal dari suku Tengger yang ramah dengan para pengunjung. Sampai di atas, ada banyak toko yang menyediakan kopi atau teh hangat dan api unggun untuk menghangatkan tubuh sambil menunggu waktu tebitnya matahari. Ada pula toko yang menyewakan pakaian hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyaksikan terbitnya matahari memang merupakan peristiwa yang menarik. Buktinya, para pengunjung rela menunggu sejak pukul 5 pagi menghadap sebelah timur agar tidak kehilangan momen ini. Anda pun tidak selalu bisa melihat peristiwa ini, karena bila langit berawan, kemunculan matahari ini tidak terlihat secara jelas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saat langit cerah, Anda dapat melihat bulatan matahari yang pertama-tama hanya sekecil pentul korek api, perlahan-lahan membesar dan akhirnya membentuk bulatan utuh dan memberi penerangan sehingga kita dapat melihat pemandangan gunung-gunung yang ada di kawasan ini. Antara lain, Gunung Bromo, Gunung Batok, atau Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah terbentuknya Gunung Bromo dan gunung-gunung yang ada di sekitarnya berawal dari keberadaan Gunung Tengger (4.000 mdpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan ukuran diameter lebih dari 8 kilometer. Material vulkanik letusan gunung sekarang berubah menjadi lautan pasir, konon material tersebut pernah tertutup oleh air. Aktivitas vulkanik dengan munculnya lorong magma mengakibatkan terbentuknya gunung-gunung baru seperti Gunung Bromo, Gunung Widodaren, Gunung Batok, Gunung Watangan, Gunung Kursi dan Gunung Semeru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bromo memang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan panorama gunung lainnya. Di sekitar Bromo hingga puncak tidak ditemui tanaman hijau selain semak belukar. Gunung Bromo yang masih terdapat dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa lautan pasir seluas 5.250 hektare. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai kaki Gunung Bromo, Anda tidak dapat menggunakan kendaraan. Sebaliknya, Anda harus menyewa kuda dengan harga Rp 70 ribu atau bila Anda merasa kuat, Anda dapat memilih berjalan kaki. Tapi, patut diperhatikan bahwa berjalan kaki bukanlah hal yang mudah, karena sinar matahari yang terik, jarak yang jauh, debu yang beterbangan dapat membuat perjalanan semakin berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kaki gunung fenomenal itu, Anda harus menaiki anak tangga yang jumlahnya mencapai 250 anak tangga untuk dapat melihat kawah Gunung Bromo. Sesampainya di puncak Bromo , Anda dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat melayangkan pandangan ke bawah, dan terlihatlah lautan pasir dengan pura di tengah-tengahnya. Setelah berlama-lama di puncak, apabila pelancong sudah merasa kelaparan, di bagian bawah Bromo terdapat warung-warung yang menjajakan gudeg, mie instan, air mineral dan jajanan murah. . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat ke kawasan Gunung Bromo antara lain, Berkunjunglah pada musim kemarau, jangan musim penghujan, sehingga anda akan mendapatkan momen pemandangan yang sempurna. Siapkan pakaian pelindung dingin, seperti kerpus, slayer, syal, sarung tangan, jaket, dan jangan lupa sepatu karena cuaca disini cukup dingin. Bawalah juga kacamata untuk pelindung dari debu pasir selama di Segoro Wedi. Jangan berada di kawah Bromo di atas pukul 9 pagi untuk menghindari risiko keracunan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional Bromo Semeru ini yaitu: Desa Cemorolawang jika melalui jalur Probolinggo, Desa Wonokitri dengan jalur Pasuruan, Desa Ngadas dari jalur Malang dan Desa Burno adalah jalur Lumajang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun rute yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt;- Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km, &lt;br /&gt;- Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 km &lt;br /&gt;- Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menikmati keindahan eksotis Gunung Bromo!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-1157229165337380787?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/1157229165337380787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/11/lautan-pasir-gunung-bromo-keberadaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/1157229165337380787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/1157229165337380787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/11/lautan-pasir-gunung-bromo-keberadaan.html' title=''/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TPE6F2LBTkI/AAAAAAAAADk/xsjw4lNkavk/s72-c/inspirationsid-409467428-1287118529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-6379167300122588689</id><published>2010-11-27T23:30:00.001+07:00</published><updated>2010-11-27T23:37:20.449+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Candi Magis Siem Reap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TPEzm0OaM_I/AAAAAAAAADc/IktfbH2Q0B8/s1600/inspirationsid-385743028-1282551480.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 190px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TPEzm0OaM_I/AAAAAAAAADc/IktfbH2Q0B8/s320/inspirationsid-385743028-1282551480.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544269358216918002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kompleks candi yang mengelilingi kota kecil Siem Reap kini tak lagi tersembunyi. Sekarang, semua orang punya kenalan yang sudah pernah menaiki menara-menara Angkor Wat. Secara de facto, Angkor Wat menjadi kuil utama Kamboja. Menara-menaranya terlihat di tengah bendera Kamboja dan pada label bir nasional, Angkor Beer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompleks candi yang mengelilingi kota kecil Siem Reap kini tak lagi tersembunyi. Sekarang, semua orang punya kenalan yang sudah pernah menaiki menara-menara Angkor Wat. Secara de facto, Angkor Wat menjadi kuil utama Kamboja. Menara-menaranya terlihat di tengah bendera Kamboja dan pada label bir nasional, Angkor Beer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada ratusan candi di Siem Reap, baik yang sudah rusak atau yang masih terawat. Kecuali Anda berkunjung selama beberapa minggu, tidak mungkin Anda dapat melihat semua candi-candi itu. Berikut adalah tiga candi terfavorit yang saya sarankan untuk Anda kunjungi. Saya tidak memasukkan Angkor Wat untuk dua alasan: 1) Itu bukan favorit saya dan 2) Itu sebuah kompleks candi besar dengan sejarah yang kompleks dan signifikan, sehingga Anda tidak mungkin melewatkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photo credits - dalbera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayon &lt;br /&gt;Bayon dikenal sebagai Candi Muka (Temple of Faces). Ketika Anda mengunjunginya, akan sangat mudah mengetahui alasan di balik nama itu -- saat mendaki tangga batu curam menuju bagian suci candi, ratusan wajah akan melihat ke arah Anda. Meskipun mereka terlihat tersenyum, saya merasa ada sedikit hawa berbahaya, seolah sedang menunggu para pembuat patung-patung batu itu untuk berjalan kembali dari hutan. Walaupun banyak candi yang hancur, masih mudah untuk membayangkan pemandangan luar biasa saat kompleks itu pertama dibangun -- benar-benar rumah bumi yang pantas bagi para dewa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photo credits - Chi King&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Prohm&lt;br /&gt;Jika anda pernah menonton Tomb Raider, beberapa adegan film itu mengambil tempat di kuil Ta Prohm, tidak perlu efek khusus untuk memberikan kesan seram dan sureal. Kompleks candi itu berada dalam kondisi yang nyaris ambruk. Selama berabad-abad pohon berakar pada dinding candi. Para pelestari candi membiarkan pohon-pohon itu karena, saking dalamnya berakar, pohon memperkuat konstruksi kuil. Jika dihilangkan, maka kuil yang masih tersisa akan ambrol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Prohm memiliki efek magis mirip dengan Bayon, rasanya seperti siapapun yang membangun kuil atau tinggal di sana sedang keluar sebentar untuk berjalan-jalan, dan untuk mengeskplorasi ruang-ruang kuil yang tersembunyi adalah pelanggaran. Temukan sebuah sudut yang tenang, bersantailah dan rasakan mistisnya Ta Prohm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banteay Srei&lt;br /&gt;Selama sepuluh menit pertama di Banteay Srei, Anda akan terus menatap takjub ukiran rumit pada setiap inci batu, bertanya-tanya apakah sebenarnya itu terbuat dari kayu. Bahkan dengan teknologi saat ini, hampir tak dapat dipercaya bahwa pola-pola rumit dan detil pada patung bisa dibuat di batu. Candi ini, tidak seperti yang lain, terbuat dari sandstone merah sehingga lebih mudah dipahat dan memberikan rona emas kemerahan pada kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar pintu masuk dan menara candi masih dalam kondisi terawat dan utuh (hati-hati kepala Anda karena pintu cukup pendek!), tetapi beberapa patung di sisi tangga sebenarnya adalah replika. Patung aslinya dicuri atau sudah disimpan di museum. Jika ada sebuah kontes seni, Banteay Srei akan menang mudah karena orisinalitas dan perhatiannya pada detail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-6379167300122588689?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/6379167300122588689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/11/candi-magis-siem-reap-kompleks-candi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/6379167300122588689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/6379167300122588689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/11/candi-magis-siem-reap-kompleks-candi.html' title=''/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TPEzm0OaM_I/AAAAAAAAADc/IktfbH2Q0B8/s72-c/inspirationsid-385743028-1282551480.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-2337396745372811485</id><published>2010-06-08T22:01:00.001+07:00</published><updated>2010-06-08T22:03:47.154+07:00</updated><title type='text'>Pemusik Jazz Serba Bisa</title><content type='html'>Pemusik jazz serba bisa Bill Amirsyah Saragih meninggal dunia dalam usia 75 tahun pada hari Selasa 29 Januari 2008 pukul 11.15 WIB di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, arena serangan stroke yang dideritanya sejak 2001. Pria kelahiran Sindaraya, Simalungun, Sumatera Utara, 1 Januari 1933, itu secara total menggeluti musik jazz.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jenazah Bill disemayamkan di rumah duka, Kompleks Taman Rempoa Indah, Tangerang, Banten. Bill sempat dirawat di rumah sakit selama 18 hari karena penyakit paru-paru. Bill terkena stroke pada Februari 2001 dan sejak itu aktivitas bermusiknya terhenti.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bill seorang musisi dan penghibur serba bisa. Selain piawai sebagai penyanyi, Bill juga seba bisa memainkan instrumen piano, saksofon, flute, dan vibrafon. Dia penghibur yang sangat komunikatif dengan banyolan serta vokal yang sering dimiripkan dengan suara serak Louis Armstrong.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menikah dengan Anna Rosemarry dan dikaruniai dua orang anak John Anthony dan Leoni Tiana. Istrinya, Anna Rosemary sudah lebih dulu meninggal di usia ke-63 tahun pada 18 Januari 1999, di Sydney, Australia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bill lebih banyak menghabiskan masa hidupnya di luar negeri, terutama Australia, dan total menggeluti musik jazz termasuk menjadi leader untuk grup Bill Saragih Trio yang eksis di Sydney. &lt;br /&gt;Sejak tahun 1966 Bill telah melanglang buana untuk bermain musik di luar negeri, seperti Hongkong, Filipina, Thailand dan Jerman. Dia pernah tampil bersama Lionel hampton dan ikut jazz workshop di Jerman. Lalu tahun 1972 dia menetap di Australia dan baru kembali ke Indonesia tahun 1987.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bill Saragih, anak ke-5 dari 11 bersaudara dari keluarga Jan Kadoek Saragih, mulai bermusik secara profesional di Hotel Indonesia, Jakarta, awal tahun 1960-an bersama musisi seperti Victor Tobing, Sal Salius, Poltak Hutabarat, dan Jack Lesmana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Albumnya, antara lain Bill Saragih, Sings ’n Plays terbitan Suryanada Indah Pratama tahun 1997. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berita Majalah Tempo Edisi 18 Mei 1973 mengisahkan kebolehan Bill tampil di panggung bersama Lionel Hampton. "Siapa yang mau main dengan saya?” tanya Lionel Hampton. Tak ada yang beringsut dari kursinya — kecuali seorang yang langsung naik panggung sambil menantang: “Saya akan ambil oper vibraphon anda”. Dia pun mainlah, sementara Lionel Hampton sesekali mengetuk piano dan selebihnya menonton permainannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas ia tidak sebaik Hampton. Tapi keberaniannya ber jam session dalam acara konser khusus Lionel Hampton di hadapan musisi kota Bangkok, lima tahun lalu merupakan potret diri seorang yang bernama Bill Amir Saragih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersaing dengan musisi Asia lain yang banyak mencari rizki di ibukota Muangthai ini. Bill tidak segan untuk pamer kelihaiannya — sekalipun berhadapan dengan raja vibraphon Lionel Hampton. Bahkan Hampton langsung mengatakan: “Anda calon raja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar Hampton bukan tanpa alasan. Bill yang di samping vibraphon juga dapat memainkan piano, fluet dan senor saksophon, sudah punya modal musik yang lumayan. Menjelang kabur nya ke luar negeri delapan tahun yang lalu, Bill bersama saudaranya Banner Saragih dan Joe Saragih, sempat memimpin Jazz Rider nya Hotel Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan di sana Bill turut bernyanyi. Volume suaranya, seperti kata Tim Kantoso Danumihardja: kalau lagi serius mirip kombinasi Sammy Davis Jr dan Frank Sinatra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara permainan pianonya kecipratan cara Horace Silver, seperti juga misalnya Bubby Chen. Cuma Bill, menurut Tim Kantoso yang pernah bertindak sebagai adviser Jazz Rid: “Fingering tidak selincah Bubby Chen, tapi sangat kuat dalam akord”. Bersama Marihot Hutabarat almarhum, Bill sering mengisi jazz program, yang diselenggarakan USIS pada menjelang tahun enampuluhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuannya bermain saksophon, bukan asal tiup saja. Konon Tim Kantosolah yang mengusulkan agar Bill memilih saksophon. “Dengan instrumen itu, dinamika suaranya bisa ber-ekspresi lebih penuh”. Menjelang petualangannya di luar negeri, “hanya satu yang belum dilakukannya, yaitu mencetak kader”, kata Tim Kantoso. Barangkali tidak seperti yang sudah dilakukan Mus Mualim atau Jack Lesmana misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Restoran berputar. Dengan modal pengalaman yang lebih banyak -sempat mengikuti Jazz Workshop di Jerman - Bill dengan isteri Inggerisnya kemudian mencoba kelihaiannya di Australia. “Kalau orang kita sih di mana saja bisa cari makan”, kata Bill dengan logat Bataknya yang cukup medok, “meski di kampung sendiri susah cari nafkah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinannya yang tidak kecil’ tampak nya merupakan modal yang kuat untuk bersaing di negeri Whitlam itu. Bahkan Bill berhasil merebut tempat terhormat di kehidupan malam kota dagang Sydney.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal mulanya, seorang bekas pemain sepakbola BBSA–sebuah klub Persija - John Chong menjumpainya di salah sebuah restoran di Bangkok. Bill ditantang untuk mengadu nasib di Australia. “Saya memberanikan diri”, kata Bill, “meski setelah tiba selama 5 bulan jadi penganggur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahanya yang keras mengantarkan dia kepada kontraknya dengan Summit Restaurant, sebuah restoran berputar di puncak Australia Square pada tingkat ke 47 — gedung pencakar langit tertinggi di Sydney.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, rindunya kepada Indonesia dinyatakan melalui hasratnya untuk kembaii ke tanah airnya. setelah cukup bekal dari kontraknya berakhir. Dengan penghasilan $ 200 seminggu, secara materil Bill tergolong orang yang agak lumayan. Tapi barangkali itu pula yang menariknya kembali ke sana. Sebab Jakarta belum tentu bisa memberinya sebanyak itu. Hasratnya baru terpenuhi 1997, ia kembali ke tanah air. &lt;br /&gt;Biodata &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama:&lt;br /&gt;Bill Saragih&lt;br /&gt;Nama Lengkap:&lt;br /&gt;Bill Amirsyah Saragih&lt;br /&gt;Lahir:&lt;br /&gt;Sindaraya, Simalungun, Sumatera Utara, 1 Januari 1933&lt;br /&gt;Meninggal:&lt;br /&gt;Jakarta, 29 Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri:&lt;br /&gt;Anna Rosemarry&lt;br /&gt;Anak:&lt;br /&gt;- John Anthony&lt;br /&gt;- Leoni Tiana&lt;br /&gt;Ayah:&lt;br /&gt;Jan Kadoek Saragih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-2337396745372811485?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/2337396745372811485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/06/pemusik-jazz-serba-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2337396745372811485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2337396745372811485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/06/pemusik-jazz-serba-bisa.html' title='Pemusik Jazz Serba Bisa'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-2238411818378431834</id><published>2010-06-08T21:50:00.001+07:00</published><updated>2010-06-08T21:52:25.643+07:00</updated><title type='text'>Sastrawan Angkatan 45</title><content type='html'>Budayawan dan sastrawan angkatan 45, Mh Rustandi Kartakusuma, yang akrab dipanggil Uyus, meninggal dunia dalam usia 87 tahun, Jumat 11 April 2008 pukul 06.15 WIB di Panti Jompo Ria Pembangunan, Cibubur. Pria kelahiran Ciamis, Jawa Barat, 20 Juli 1921, itu tidak menikah sampai akhir hayatnya. Pada masa mudanya, dia dikenal sebagai sastrawan yang produktif. Dimakamkan Jumat siang 11/4 di Tempat Pemakaman Umum Pondok Rangon, Cibubur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Uyus pernah mengajar di Yale University dan Harvard University, Amerika Serikat. Juga pernah memberikan kuliah di Massachusetts Institute of Technology atas undangan Stichting voor Culturele Samenwerking. Sempat setahun tinggal di Belanda dan belajar musik di Muzieklyceum, Amsterdam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada masa tuanya, sejak 13 November 1996, Uyus tinggal di Panti Jompo setelah sebelumnya menumpang di rumah kakaknya di Kebon Sayur, Jakarta. Tahun 2004 Presiden Megawati Soekarnoputri ia menganugerahkan penghargaan Satya Lencana Kebudayaan atas jasanya mengembangkan kesusastraan dan kebudayaan Sunda. Yayasan Kebudayaan Rancage Ajip Rosidi juga menganugerahkan penghargaan Sastra Rancage atas kumpulan cerpennya&lt;br /&gt;Biodata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama:&lt;br /&gt;Mh Rustandi Kartakusuma&lt;br /&gt;Nama Panggilan:&lt;br /&gt;Uyus&lt;br /&gt;Lahir:&lt;br /&gt;Ciamis, Jawa Barat, 20 Juli 1921&lt;br /&gt;Meninggal:&lt;br /&gt;Jakarta, 11 April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi&lt;br /&gt;Sastrawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghargaan:&lt;br /&gt;- Satya Lencana Kebudayaan dari Presiden RI, 2004&lt;br /&gt;- Penghargaan Sastra Rancage dari Yayasan Kebudayaan Rancage Ajip Rosidi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-2238411818378431834?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/2238411818378431834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/06/sastrawan-angkatan-45.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2238411818378431834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2238411818378431834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/06/sastrawan-angkatan-45.html' title='Sastrawan Angkatan 45'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-2251044888795168153</id><published>2010-06-08T20:56:00.002+07:00</published><updated>2010-06-08T21:10:02.300+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Legenda Maestro Keroncong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TA5PDuiCNtI/AAAAAAAAADM/SQjmxCRrwWU/s1600/gesang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TA5PDuiCNtI/AAAAAAAAADM/SQjmxCRrwWU/s320/gesang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480404722005456594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak penyanyi atau pemusik Indonesia yang bisa menjadi legenda di masyarakat. Satu dari yang sedikit itu, ialah maestro keroncong asal Solo, Gesang Martohartono, pencipta lagu Bengawan Solo. Sebuah lagu keroncong yang menyeberangi lautan. Lagu yang sangat digemari di Jepang. Lagu merupakan bahasa umum yang melintasi dunia. Lagu yang telah menjembatani pertukaran kebudayaan pada akar rumput antara Jepang dan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, tak banyak pula dari penyanyi atau pemusik Indonesia yang bisa bertahan hingga usia 85 tahun. Gesang bahkan telah membuktikan bahwa dalam usianya yang ke-85 tahun, masih mampu merekam suaranya. Rekaman bertajuk Keroncong Asli Gesang itu diproduksi PT Gema Nada Pertiwi (GMP) Jakarta, September 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran album rekaman itu bertepatan dengan perayaan ulang tahun Gesang ke-85, yang diadakan di Hotel Kusuma Sahid di Solo, Selasa (1/10) malam. Hendarmin Susilo, Presiden Direktur GMP, menyebutkan produksi album rekaman Gesang yang sebagian dibawakan sendiri Gesang, merupakan wujud kecintaan dan penghargaannya pada dedikasi sang maestro terhadap musik keroncong.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sudah empat kali PT GMP memproduksi album khusus Gesang, yaitu pada 1982, 1988, 1999, dan 2002. Dari 14 lagu dalam rekaman compact disk (CD), enam di antaranya merupakan lagu yang belum pernah direkam. Yaitu Seto Ohashi (1988), Tembok Besar (1963), Borobudur (1965), Urung (1970), Pandanwangi (1949), dan Swasana Desa (1939). Selebihnya lagu-lagu lama karya Gesang, yang temanya menyinggung usia Gesang yang sudah senja seperti Sebelum Aku Mati, Pamitan, dan tentu saja Bengawan Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini memang lebih sebagai album penghormatan atas sebuah legenda daripada sebuah produk yang tak punya selling point. Dalam album ini suara Gesang agak "tertolong" karena didampingi penyanyi-penyanyi kondang: Sundari Soekotjo, Tuty Tri Sedya, Asti Dewi, Waldjinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terus terang, suara saya jelek. Apalagi saat rekaman itu saya sedang sakit batuk, sehingga terpaksa diulang-ulang hingga, ya, lebih lumayan," ungkap Gesang polos. Menurut dia, sebenarnya aransemen dan iringan musik oleh Orkes Keroncong Bahana itu dia rasa kurang cocok untuk kondisi vokalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;SUDAH lima tahun terakhir, perayaan HUT Gesang diadakan di hotel yang sama. Penyelenggaranya gabungan dari anggota keluarga Gesang dan Yayasan Peduli Gesang (YGP) dari Jepang. YGP semula merupakan wadah sejumlah warga Jepang yang memiliki penghormatan khusus pada Gesang, dan mereka menghimpun dana untuk membantu kehidupan Gesang. Sebagian dari mereka adalah orang Jepang yang berusia di atas 80 tahun, karena pada masa perang dahulu sudah mengagumi lagu Bengawan Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka datang berombongan dari Jepang-asal Tokyo, Pulau Shikoku, Yokohama-dan tiba sehari sebelumnya. Setiap tahun anggota rombongan berganti-ganti, dan sebagian anggota tetap. Menurut Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang, Okihara Toshio, sebenarnya banyak warga Jepang yang berniat datang ke Solo, tetapi terbentur teknis untuk mengumpulkan mereka sehingga hanya terkumpul 26 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan. Mereka menempuh jarak ribuan kilometer hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Gesang. Selain mesti membeli tiket pesawat terbang pergi-pulang dan mengeluarkan biaya akomodasi, mereka juga membawa cenderamata buat Gesang. Dari amplop berisi uang yen hinga lukisan. Bahkan ada yang sengaja datang ke Solo untuk bisa bernyanyi (bermain piano) bersama Gesang. Ada juga yang menari.&lt;br /&gt;Ketua Yayasan Peduli Gesang, Ny Yokoyama Kazue (55) agak menyayangkan ketidakhadiran sejumlah warga Jepang yang tinggal di Kota Solo, padahal tahun lalu saat perayaan HUT Gesang mereka datang. HUT yang istimewa itu, 85 tahun, hanya dihadiri kurang dari 100 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menyayangkan ketidakhadiran kalangan pemusik dan penyanyi keroncong setempat. Padahal panitia dari Jepang telah menyiapkan penghargaan kepada mereka. HUT Gesang malam itu terasa sepi tanpa kehadiran penyanyi Waldjinah, komponis Andjar Any, atau kalangan musik keroncong lainnya. Tak satu pun kalangan pejabat yang hadir, maupun mereka yang selama ini menyebut dirinya menghargai musik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali ini sebuah ironi tentang sebuah bangsa yang konon sangat mengagungkan kepahlawanan. Ny Yokoyama mengaku, sebenarnya ia hanya melanjutkan usaha mendiang Hirano Widodo, salah seorang warga Jepang (tinggal di Klaten) pengagum Gesang. "Saya sudah telanjur berjanji pada Pak Hirano tatkala beliau dirawat di rumah sakit," tutur Ny Yokoyama. Ia bahkan mengaku, sebelumnya tidak mengenal Gesang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;MENYEBUT kekaguman terhadap Gesang sebagai sebuah legenda, rasanya tidak adil tanpa menyebut peran PT Gema Nada Pertiwi yang dipimpin Hendarmin Susilo (57). "Saya termasuk warga keturunan, tetapi saya cinta negeri ini, dan menyukai lagu-lagu daerah di sini seperti gending, degung, lagu-lagu Tapanuli, terutama keroncong," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendarmin mengaku, kecintaannya pada musik keroncong seperti sudah mendarah-daging, dan karena itu ia siap berkorban. Ia juga menghormati Gesang, bahkan telah menganggapnya sebagai "orangtua"-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau bukan berdasar rasa kagum dan penghargaan yang mirip mitos, rasanya memang tak masuk akal sebuah perusahaan rekaman memproduksi album rekaman musik keroncong. "Apalagi di masa sulit sekarang ini," kata Hendarmin. "Memang banyak teman Asiri yang menyebut saya gila."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan, kalau cuma dihitung dengan ilmu dagang, memproduksi album keroncong jelas merugi. Tentang besarnya prosentase pemasaran album musik keroncong, misal dibanding musik pop, Hendarmin bertamsil, "Wah, kita harus menggunakan kaca pembesar untuk bisa melihatnya."&lt;br /&gt;Sebagai gambaran, rekaman Album Emas Gesang (1999) cuma laku 7.000 kaset dan 1.000 CD. Bandingkan dengan album musik pop Indonesia yang, kalau meledak, bisa mencapai 400.000 keping. "Tetapi, dalam hidup ini kan ada harga yang lain. Yakni ketika kita dihargai oleh orang lain, seperti penghargaan orang Jepang terhadap Pak Gesang itu. Macam itu tidak bisa dinilai dengan uang saja," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendarmin juga menyebutkan, sebenarnya bukan hanya kalangan masyarakat Jepang yang mengagumi Gesang. Nama Gesang dengan Bengawan Solo-nya juga cukup dikenal pula di daratan Tiongkok. Dalam kaitan itu ia menyebut jasa Bung Karno yang pada masa lalu sering membawa misi kesenian ke RRC, juga Vietnam, dan negara Asia Tenggara yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bengawan Solo&lt;br /&gt;bengawan solo, riwayatmu ini&lt;br /&gt;sedari dulu jadi perhatian insani&lt;br /&gt;musim kemarau, tak seberapa airmu&lt;br /&gt;di musim hujan air meluap sampai jauh ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mata airmu dari solo&lt;br /&gt;terkurung gunung seribu&lt;br /&gt;air mengalir sampai jauh&lt;br /&gt;akhirnya ke laut ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu perahu, riwayatmu dulu&lt;br /&gt;kaum pedagang s'lalu naik itu perahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keroncong yang Menyeberangi Lautan&lt;br /&gt;Lagu "Bengawan Solo" yang berlanggam keroncong, sangat terkenal di Jepang. Orang Jepang langsung tahu bila kita menyebut "Bengawan Solo", karena sudah sejak lama mereka kenal. Terutama bagi mereka yang sudah berusia lanjut, mendengar lagu ini menimbulkan adanya perasaan nostalgia. Demikianlah, melalui "Bengawan Solo" yang digubah, telah tumbuh pertukaran yang bersejarah antar rakyat Jepang dan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bengawan Solo" masuk ke Jepang untuk pertama kali sekitar setengah abad yang lalu di kala masa perang. Pada waktu tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, lagu itulah yang dari radio terdengar secara luas di kalangan serdadu Jepang serta orang-orang Jepang yang berada di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai perang, berkat para tentara Jepang dan orang-orang perusahaan dagang Jepang yang pulang kembali ke negerinya, lagu tersebut kerap terpelihara eksistensinya, bahkan "Bengawan Solo" dengan syair dalam bahasa Jepang menjadi sangat populer. Konon orang orang di Jawa yang mendengar lagu itu merasakan ketenangan hati serta nostalgia, mengingatkan mereka akan masa mudanya karena melodi lagu serupa dengan lagu rakyat Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah pengertian bahwa "Bengawan Solo" merupakan lagu rakyat yang komponisnya tidak dikenal, berlangsung cukup lama. Akan tetapi ada orang-orang Jepang yang berdaya upaya bagi terjalinnya pertukaran antar rakyat biasa dengan Indonesia, mereka mencari melodi-melodi indah dari negeri-negeri lain dan membantu para komponis yang terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencari dan melacak keberadaan penggubahnya, Gesang pada tahun 1989, dengan dana yang dikumpulkan dari himpunan persahabatan Jepang-Indonesia di berbagai tempat di Jepang, telah dibentuk Dana Himpunan Gesang dengan alasan bahwa "Bengawan Solo bersifat Abadi", bahkan sampai didirikan sebuah monumen patung setengah badan Gesang di Taman Jeruk, Kota Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gesang datang pada festival salju Sapporo atas undangan himpunan persahabatan Sapporo dengan Indonesia pada tahun 1980, untuk pertama kali. Setelah itu telah berkali-kali datang ke Jepang atas undangan himpunan persahabatan Jepang. Demikianlah pagelaran keroncong berlangsung di Jepang untuk pertama kali dengan membawakan lagu "Bengawan Solo". Melalui Gesang dan musik keroncong, orang menjadi sadar bahwa musik adalah sesuatu yang mutlak perlu bagi persahabatan dan perdamaian dunia. Lebih-lebih lagi, berkat kerendahan hati Pak Gesang; kepribadiannya telah membawa keakraban dan kehangatan bagi orang Jepang. Berkat kunjungannya ke Jepang, keroncong telah mengalami boom secara diam-diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu merupakan bahasa umum yang melintasi dunia. "Bengawan Solo" yang melintasi batas negara, dengan memperkayakan hati manusia telah menjembatani pertukaran kebudayaan pada akar rumput antara Jepang dan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biodata&lt;br /&gt;Nama:&lt;br /&gt;Gesang Martohartono&lt;br /&gt;Lahir:&lt;br /&gt;1 Oktober 1917&lt;br /&gt;Rekaman CD:&lt;br /&gt;Seto Ohashi (1988), Tembok Besar (1963), Borobudur (1965), Urung (1970), Pandanwangi (1949), dan Swasana Desa (1939).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Album Emas:&lt;br /&gt;bengawan solo&lt;br /&gt;jembatan merah&lt;br /&gt;saputangan&lt;br /&gt;si piatu&lt;br /&gt;roda dunia&lt;br /&gt;dunia berdamai&lt;br /&gt;tirtonadi&lt;br /&gt;pemuda dewasa&lt;br /&gt;luntur&lt;br /&gt;bumi emas tanah airku&lt;br /&gt;dongengan&lt;br /&gt;sebelum aku mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-2251044888795168153?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/2251044888795168153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/06/sebuah-legenda-maestro-keroncong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2251044888795168153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2251044888795168153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/06/sebuah-legenda-maestro-keroncong.html' title='Sebuah Legenda Maestro Keroncong'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/TA5PDuiCNtI/AAAAAAAAADM/SQjmxCRrwWU/s72-c/gesang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-9184519569454615032</id><published>2010-05-10T21:24:00.002+07:00</published><updated>2010-05-10T21:29:41.852+07:00</updated><title type='text'>touching the void</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S-gYKEmgCoI/AAAAAAAAADE/Fsj9dafCdps/s1600/touching-the-void.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 236px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S-gYKEmgCoI/AAAAAAAAADE/Fsj9dafCdps/s320/touching-the-void.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469648308754451074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pada Juni 1985 Joe Simpson dan Simon Yates, dua pendaki muda namun berpengalaman asal Inggris, mendaki Dinding Barat Siula Grande yang perawan di pedalaman Pegunungan Andes, Peru. Tak lama setelah mencapai puncak setinggi 6.300 meter di atas permukaan laut itu, mereka terperosok ke jurang. Sedemikian gawat situasi yang mereka hadapi berdua sampai-sampai Simon harus mengambil keputusan makan buah simalakama: pilih potong tali penahan tubuh Joe atau mati bersama. Simon Yates pun akhirnya memutuskan tali penahan sehingga tubuh Joe meluncur ke jurang yang tak terlihat dasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Simon berhasil turun dan selamat sampai di kemah-induk dalam kondisi tubuh lelah, jemari terserang radang beku, dan dicengkeram perasaan bersalah selama tiga hari di dalam kemah. Simon mengira Joe sudah tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dinihari menjelang pulang, Simon menemukan Joe terbaring di dekat perkemahan dalam kondisi kaki kanan remuk. Sungguh susah masuk di akal, Joe ternyata berhasil keluar dari jurang dan merangkak turun 1.000 meter sampai ke kemah-induk, tanpa makanan dan menembus badai-salju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini tidak sekadar memamerkan perjuangan seorang pendaki gunung keluar dari suasana hidup-mati, tapi juga penderitaan dan keteguhan hati sampai tandas.Ditulis dalam bahasa yang memukau, tak heran bila buku ini menerima Boardman Tasker Award 1988. Boardman Tasker Award adalah penghargaan untuk kisah pendakian gunung yang bernilai sastra. Buku ini kemudian diangkat ke layar-lebar dengan sutradara Kevin McDonald. Pada 2004 film ini memperoleh BAFTA Award.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kisah yang cemerlang, gamblang, mencekam, dan mendebarkan tentang petualangan mereka yang mengerikan... Ditulis dengan amat menawan."&lt;br /&gt;--Sunday Express&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buku tentang pendakian gunung yang sungguh klasik... Kisah tentang penderitaan dan ketabahan yang benar-benar mengagumkan."&lt;br /&gt;--Sunday Times&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-9184519569454615032?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/9184519569454615032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/touching-void.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/9184519569454615032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/9184519569454615032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/touching-void.html' title='touching the void'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S-gYKEmgCoI/AAAAAAAAADE/Fsj9dafCdps/s72-c/touching-the-void.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-9111561044911190466</id><published>2010-05-10T20:42:00.000+07:00</published><updated>2010-05-10T20:49:00.098+07:00</updated><title type='text'>kisah tragis pendakian everest</title><content type='html'>“Dan, apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah, dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka, kepada berita manakah lagi mereka akan beriman sesudah Al-Qur’an itu?”(Al-A’raaf:185).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca buku tebal berjudul ‘Into Thin Air’ berisi tulisan-tulisan yang memukau sempat membuatku terkesima. Buku itu cukup bisa mengaduk-aduk emosi pembaca dan membuat ingin tahu cerita selanjutnya saat membaca kata demi kata. Into Thin Air menceritakan kisah pendakian puncak Everest oleh beberapa tim ekspedisi namun difokuskan pada sebuah tim ekspedisi bernama “Adventure Consultants”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penulis buku ini adalah seorang editor majalah outside (wartawan) bernama Jon Krakauer yang tinggal di Seattle. Kisah ini diambil dari pengalaman penulis saat melakukan pendakian gunung everest pada tahun 1996. Puncak Everest merupakan salah satu puncak yang terdapat di pegunungan himalaya. Pegunungan Himalaya terdiri dari beberapa puncak. Di antaranya yaitu puncak Cho oyu, puncak Selatan, Hillary step, dll namun yang paling tinggi adalah Everest.&lt;br /&gt;Ekspedisi yang teramat sulit berhasil dialui oleh Jon namun menyisakan kepedihan mendalam dan membuat penulis cukup terguncang. Di puncak Everest dengan ketinggian 29000 kaki, pendaki sering dihadapkan pada masalah kurangnya persediaan oksigen sehingga untuk berpikir jernih pun sangat sulit dilakukan terlebih jika harus mengambil keputusan penting. Zona kematian itu sudah begitu banyak menelan korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…Kebenaran yang paling sederhana adalah aku tahu tahu bahwa aku tidak seharusnya pergi ke Everest, tetapi aku pergi juga. Dan karena itu, aku ikut menjadi penyebab tewasnya orang-orang yang baik, sesuatu yang mungkin mengusik batinku untuk waktu yang sangat lama.&lt;br /&gt;Empat ratus kaki di atasku, di puncak Everest yang masih bermandi cahaya matahari, di bawah naungan langit yang biru, teman-temanku sedang berpesta merayakan keberhasilan mereka menaklukkan puncak planet ini, mengibarkan bendera dan membuat beberapa foto, menghamburkan setiap detik waktu yang sangat berharga. Tidak seorang pun yang pernah mambayangkan bahwa bencana yang menakutkan sedang mengintai. Tidak ada yang menduga, bahwa di penghujung hari itu, setiap detik akan menjadi sangat berarti….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jon tidak menghabiskan waktu banyak di puncak everest. Ia segera turun karena memperhitungkan bahwa ia akan kehabisan oksigen jika berlama-lama di puncak. Ia pun sampai di Camp Empat tepat pada waktunya sebelum hari mulai gelap. Sementara rekan-rekannya yang berhasil mencapai puncak belum sampai di Camp Empat padahal hari sudah gelap. Dari lima rekan satu tim yang berhasil sampai puncak everest, empat orang temasuk pemimpin ekspedisi meninggal dunia. Satu orang yang selamat dari kelima orang itu adalah penulis.&lt;br /&gt;Mendaki everest merupakan kegiatan yang sangat berbahaya baik bagi pemula yang dipandu maupun pendaki gunung kaliber dunia yang mendaki bersama rekan-rekan mereka. Para pendaki sewaktu-waktu dapat terkena gigitan salju yang teramat dingin yang memungkinkan sel-sel tubuh yang terkena dapat rusak, membusuk hingga perlu diamputasi. Penyakit yang terkadang ditemui pada pendaki gunung yang amat tinggi dapat berupa penyakit ketinggian HAPE (High Altitude Pulmonary Edema)/membengkaknya paru-paru akibat ketinggian. Penyakit misterius yang mematikan ini kerap , menyerang seorang pendaki yang mendaki terlalu tinggi dan terlalu cepat sehingga paru-paru si pendaki tertutup cairan. Penyebabnya diduga karena kurangnya oksigen, ditambah tingginya tekanan pada pembuluh darah jantung yang menuju paru-paru menyebabkan pembuluh darah tersebut bocor sehingga cairan masuk ke dalam paru-paru. Selain itu yang justru lebih berbahaya adalah HACE (High Altitude Cerebral Edema)/pembengkakan otak akibat ketinggian namun HACE lebih jarang dibanding HAPE. HACE merupakan sejenis penyakit membingungkan dan terjadi jika ada kebocoran pada pembuluh darah otak yang kekurangan oksigen, menyebabkan otak membengkak cepat, dengan hanya sedikit atau bahkan tanpa peringatan sama sekali. Ketika tekanan di dalam rongga otak meningkat, kemampuan motorik dan mental penderita akan menurun dengan drastis - biasanya hanya dalam waktu beberapa jam atau kurang - dan biasanya, si korban tidak sadar akan perubahan yang terjadi. Tahap selanjutnya adalah koma, jika si pasien tidak segera dievakuasi ke ketinggian yang lebih rendah, lalu disusul dengan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan, mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka? Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya, kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya.”(ar-Ruum:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap jengkal lukisan alam semoga membuat kita makin tunduk pada keperkasaan Sang Pencipta karena pada dasarnya kita yang lemah ini tak akan berdaya dibandingkan keperkasaan alam yang merupakan guratan ayat-ayat kauniyah-Nya. Ada beberapa patah kata dari seorang pendaki Indonesia (Ita Budhi), “Seorang pendaki gunung sejatinya tidak senang menaklukkan pucuk-pucuk tertinggi yang sedang menusuk ke langit tapi ia sedang menaklukkan pucuk-pucuk tertinggi dari egonya sendiri sebagai seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan, di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin, dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tiada memperhatikan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-9111561044911190466?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/9111561044911190466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/kisah-tragis-pendakian-everest.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/9111561044911190466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/9111561044911190466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/kisah-tragis-pendakian-everest.html' title='kisah tragis pendakian everest'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-6582606226213442461</id><published>2010-05-07T17:30:00.002+07:00</published><updated>2010-05-07T17:33:44.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Pendakian Gunung 8.000 Meter Tanpa Tabung Oksigen Reinhold Messner adalah Fenomena</title><content type='html'>Memuncaki Everest tanpa doping oksigen adalah prestasi lain. Hanya ada segelintir orang yang sanggup melakoni petualangan berisiko tinggi itu. Tipisnya kadar oksigen menyebabkan para pendaki terpaksa mengandalkan bantuan tabung oksigen untuk menggapai puncak. Mereka khawatir dengan gangguan kesehatan yang muncul bila nekat tak memakai tambahan oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kunci kesuksesan Sir Edmund Hillary meraih titik tertinggi dunia: 8.848 meter (29,035 feet) bersama Tenzing Norgay adalah bantuan tabung oksigen. Sejak awal, tim ekspedisi ini tak mengharamkan pemakaian bantuan doping itu. Sebab pada ekspedisi yang digelar pada 13 April – 3 Juni 1953 memang bertujuan untuk mengantar orang pertama yang memuncaki Everest. Sebelumnya, beragam ekspedisi sudah digelar namun selalu berujung dengan kegagalan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pendakian gunung tinggi dunia – terutama di atas 8.000 meter – tanpa bantuan tabung oksigen sempat menjadi kontroversi. Usaha pertama mencapai puncak Everest tanpa doping tabung oksigen sudah dimulai George Mallory. Pendaki Inggris ini menolak memakai tabung oksigen saat melakoni ekpedisi kedua tim Inggris pada April – Juni 1922. Ekspedisi ini gagal mengantarkan para pendaki meraih puncak. Tanpa oksigen, Mallory sanggup mencapai ketinggian 27.000 feet sedang rekannya yang memakai tabung oksigen hanya meraih 300 feet di atas Mallory.&lt;br /&gt;Mallory merasa aneh saat mendaki Everest dengan bantuan tabung oksigen – meski dengan doping itu ia mendapat sejumlah keuntungan. Kadar oksigen yang tipis dapat mengganggu kinerja otak sampai menimbulkan halusinasi. Sayang, Mallory tak berumur panjang. Pada ekspedisi tim Inggris ke Everest yang ketiga kalinya, Mallory ditemukan tewas bersama Andrew Irvine. Jenazah kedua pendaki itu ditemukan di dekat puncak pada 8 Juni 1924.&lt;br /&gt;Pendakian Kilat&lt;br /&gt;Era tujuh puluhan, wacana pendakian gunung tinggi tanpa oksigen kembali mengemuka. Beberapa pendaki menyatakan pendakian dapat dibilang sukses bila titik tertinggi itu diraih tanpa bantuan oksigen. Gaya pendakian tanpa oksigen dilontarkan dua pendaki anyar – pada saat itu: Reinhold Messner dan Peter Habeler.&lt;br /&gt;Mereka begitu bersemangat membuktikan, jiwa olahraga dunia pendakian akan lebih terasa bila dijalani tanpa harus mengandalkan tabung oksigen yang digendong di punggung.&lt;br /&gt;Tahun 1974, Messner dan Habeler memanjat dinding utara (North Face) Eiger, Prancis hanya dalam waktu 10 jam. Keduanya berpendapat, kecepatan pendakian berbanding lurus dengan keselamatan diri. Pendakian kilat itu dapat mengurangi ancaman longsor salju (avalanche) dan kemungkinan ditimpa cuaca buruk. Walhasil, perlengkapan pendakian dihitung dengan amat cermat, sebagai usaha mengurangi beban.&lt;br /&gt;Sukses pemanjatan Eiger makin menambah semangat mereka. Messner dan Habeler terus memacu program latihan yang bertujuan akhir: mengantarkan dua manusia tanpa oksigen dalam pendakian gunung 8.000 meter pada 1975. Latihan yang begitu berat ternyata tak sia-sia.&lt;br /&gt;Pasangan pendaki legendaris itu memilih Gasherbum I/Hidden Peak (8.068 meter/ 26.470 feet) di Pakistan. Dalam rangkaian 14 gunung tinggi dunia, gunung ini berada di urutan ke sebelas – berdasarkan tinggi puncaknya. Pemuncak pertama adalah Andrew Kaufman dan P. Schoening pada 1958.&lt;br /&gt;Dengan hanya membawa 12 porter untuk mencapai kemah induk (base camp), Messner dan Habeler sukses menggapai puncak tanpa bantuan oksigen. Hebatnya lagi, mereka pun sukses membuka jalur baru: rute barat laut (northwest route). Dan ingat, rute baru ini bukan cuma untuk jalan naik tetapi juga sekaligus jalur turun. &lt;br /&gt;Sejarah Baru&lt;br /&gt;Usai pendakian itu, duet handal itu seperti tak sabar menyiapkan petualangan berikutnya. Tekad pun sudah terkepal di tangan: puncak Everest harus dapat ditembus tanpa bantuan oksigen.&lt;br /&gt;Sejarah itu terjadi pada Mei 1978. Messner dan Habeler mendaki puncak lewat South Col. Mereka mendaki tanpa membawa tenda dan tentu saja, tanpa tabung oksigen. Tantangan alam yang amat berat, mampu dilewati. Selain latihan yang serius, keduanya punya ikatan yang kuat sebagai tim pendaki. Tanpa berbicara, mereka terus mendaki menuju puncak. Kadang-kadang, mereka saling berpandangan, melihat badan dan pikiran masing-masing.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Habeler sempat khawatir dengan serangan oksigen tipis di ketinggian yang dapat berakibat kerusakan otak dan kehilangan memori. Namun, dia dan Messner akhirnya mampu mencapai puncak. Habeler mengaku sangat letih secara fisik, namun hasrat memuncak yang begitu tinggi mampu mengalahkan segala. Karena takut terkena kerusakan otak, Habeler turun ke South Col hanya dalam waktu satu jam saja. Ia meluncur dengan kapak esnya.&lt;br /&gt;Kisah petualangan pria kelahiran desa Villnos, Italia Selatan 17 September 1944 tak berhenti sampai di situ. Pada tahun yang sama, Messner meraih puncak Nanga Parbat (8.125 meter/26.660 feet) tanpa bekal tabung oksigen. Bagi para pelaku pendakian gunung, prestasi itu seolah tenggelam. Mereka justru penasaran dengan pendakian solo Messner dalam usaha mencapai puncak gunung yang ada di wilayah Pakistan itu. Ia mencapai puncak nomor sembilan hanya dalam waktu 12 hari.&lt;br /&gt;Merasa dicuekin, dua tahun kemudian Messner kembali menciptakan sensasi. Pada 18-21 Agustus 1980, Messner sukses membuat rekor di Everest: mendaki solo dan tanpa tabung oksigen. Ia mulai mendaki sendiri dari advanced base camp di sisi utara.&lt;br /&gt;Pada hari ketiga – dengan diliputi keletihan, Messner mampu berdiri di titik 8.848 meter itu. Meraih puncak seorang diri, Messner pun terduduk dan menangis. Hanya itu yang dapat dilakukannya. Saat tiba di kemah, Messner berucap terbata-bata, ”Saya tak dapat mengulanginya lagi. Saya telah mencapai batas kemampuan saya. Dan saya merasa bahagia.”&lt;br /&gt;Rekor Messner tak berhenti sampai di situ. Pada 17 Oktober 1986, bersama Hans Kamerlander, Messner menerima suguhan secangkir kopi panas di kemah induk Lhotse (8.516 meter). Inilah sambutan yang diberikan kawan-kawan pendaki seusai menjejak puncak nomor empat dunia itu. Sekaligus menobatkan Messner sebagai orang pertama di muka bumi yang sanggup berdiri di 14 puncak dunia.&lt;br /&gt;Usaha mencapai 14 puncak itu dilakoni Messner selama 16 tahun (1970 – 1986). Ketika menyelesaikan Lhotse usianya sudah mencapai 42 tahun. Dan ia terus memproduksi rekor-rekor baru dalam petualangan. Pada perayaan 50 tahun Everest diraih Hillary dan Norgay, Messner sempat hadir bersama sang istri. Reinhold Messner memang fenomena dalam kisah petualangan dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-6582606226213442461?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/6582606226213442461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/pendakian-gunung-8000-meter-tanpa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/6582606226213442461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/6582606226213442461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/pendakian-gunung-8000-meter-tanpa.html' title='Pendakian Gunung 8.000 Meter Tanpa Tabung Oksigen Reinhold Messner adalah Fenomena'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-8184883994473829967</id><published>2010-05-05T00:29:00.002+07:00</published><updated>2010-05-05T00:31:23.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Sejarah &amp; mengenal Rock Climbing ( panjat Tebing )</title><content type='html'>I.   SEJARAH PANJAT TEBING&lt;br /&gt;Aktivitas panjat tebing sudah dikenal masyarakat sejak lama bahkan masyarakat tradisional, mereka melakukan pemanjatan guna mencari sumber kehidupan ataupun perlindungan, khususnya didaerah pantai dan kawasan karst untuk mencari sarang  burung atau sumber mata air. Tetapi mereka tidak memakai system dan prosedur yang baku seperti dalam olahraga panjat tebing sehingga faktor keamanan dan tingkat resiko yang dihadapi sangatlah tinggi.&lt;br /&gt;Panjat tebing pertama kali dikenal di kawasan benua Eropa tepatnya di kawasan pegunungan Alpen sebelum perang Dunia I. Pada awal tahun 1910 dinegara Austria mulai diperkenalkan penggunaan peralatan-peralatan yang digunakan untuk menunjang dalam kegiatan panjat tebing seperti carabiner (cincin kait) dan piton (paku tebing) yang pada saat itu masih terbuat dari besi baja. Dan berawal dari situlah para pendaki dari Austria dan Jerman mulai mengembangkan peralatan dan teknik olah raga ini. Seiring waktu yang terus berjalan peralatan olah raga ini banyak mengalami inovasi, terutama pada bahan pembuatannya, uji kekuatan gaya tariknya, kepraktisan penggunaan alat serta prosedur keamanan alat yang telah distandartkan.&lt;br /&gt;Di Indonesia olahraga panjat tebing sendiri telah terbentuk sejak tahun 1988 yang memiliki organisasi yang pada saat itu bernama FPGTI (Federasi Panjat Gunung Dan Panjat Tebing Indonesia) yang kemudian berganti nama dengan FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) sampai sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.   DEFINISI&lt;br /&gt;Panjat tebing atau istilah asingnya dikenal dengan Rock Climbing merupakan salah satu dari sekian banyak olah raga alam bebas dan merupakan salah satu bagian dari mendaki gunung yang tidak bisa dilakukan dengan cara berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu untuk bisa melewatinya. Pada umumnya panjat tebing dilakukan pada daerah yang berkontur batuan tebing dengan sudut kemiringan mencapai lebih dari 45o  dan mempunyai tingkat kesulitan tertentu.&lt;br /&gt;Pada dasarnya olah raga panjat tebing adalah suatu olah raga yang mengutamakan kelenturan, kekuatan / daya tahan tubuh, kecerdikan, kerja sama team serta ketrampilan dan pengalaman setiap individu untuk menyiasati tebing itu sendiri. Dalam menambah ketinggian dengan memanfaatkan cacat batuan maupun rekahan / celah yang terdapat ditebing tersebut serta pemanfaatan peralatan yang efektif dan efisien untuk mencapai puncak pemanjatan&lt;br /&gt;Pada awalnya panjat tebing merupakan olah raga yang bersifat petualangan murni dan sedikit sekali memiliki peraturan yang jelas, seiring dengan berkembangnya olah raga itu sendiri dari waktu kewaktu telah ada bentuk dan standart baku dalam aktifitas dalam panjat tebing yang diikuti oleh penggiat panjat tebing. Banyaknya tuntutan tentang perkembangan olah raga ini memberi alternatif yang lain dari unsur petualangan itu sendiri. Dengan lebih mengedepankan unsur olah raga murni (sport)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.   SISTEM PEMANJATAN&lt;br /&gt;System pemanjatan dibagi menjadi dua :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Himalayan system&lt;br /&gt;Pemanjatan system Himalayan ini adalah pemanjatan yang dilakukan dengan cara terhubungnya antara titik start (ground) dengan pitch / terminal terakhir pemanjatan, hubungan antara titik start dengan pitch adalah menggunakan tali transport, dimana tali tersebut adalah berfungsi supaya hubungan antara team pemanjat dengan team yang dibawah dapat terus berlangsung tali transport ini berfungsi juga sebagai lintasan pergantian team pemanjat juga sebagai jlur suplai peralatan ataupun yang lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Alpen system&lt;br /&gt;Lain halnya dengan system diatas, jadi antara titik start dengan pitch terakhir sama sekali tidak terhubung dengan tali transpot, sehingga jalur pemanjatan adalah sebagai jalur perjalanan yang tidak akan dilewati kembali oleh team yang dibawah. Maka pemanjatan dengan system ini benar-benar harus matang perencanaanya karena semua kebutuhan yang mendukung dalam pemanjatan tersubut harus dibawa pada saat itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari bentuk penggunaan peralatan panjat tebing terbagi menjadi 2 kelompok besar :&lt;br /&gt;* Artificial climbing :&lt;br /&gt; Merupakan pemanjatan yang mana didalam pergerakannya sepenuhnya didukung oleh alat dan pemanjat tidak bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan alat tersebut. Peralatan selain sebagai pengaman juga sebagai tumpuan untuk menambah ketinggian dalam melakukan pemanjatan tersebut. Perlu diingat bahwasannya untuk dapat bergerak cepat dan aman dalam melakukan pemanjatan bukan disebabkan karena adanya peralatan yang super modern melainkan lebih diutamakan pada penggunaan teknik yang baik.&lt;br /&gt;* Free climbing :&lt;br /&gt;Adalah pemenajatn yang mengunakan alat hanya semata-mata untuk menambah ketinggian dan alat berfungsi sebagai pengaman saja tetapi tidak mempengaruhi  gerak dari pemanjat. Walaupun dalam pemanjatan tipe ini pemanjat diamankan oleh seorang belayer namun pengaman yang baik adalah diri sendiri.&lt;br /&gt;Sednangkan untuk pengembangan dari jenis pemanjatan free climbing itu sendiri dibagi menjadi dua yaitu :&lt;br /&gt;- Top rope : pemanjatan dimana tali pemanjatan sudah terpasang sebelumnya&lt;br /&gt;- Solo : pemanjatan yang dilakukan seorang diri dengan merangkap fungsi sebagai Leade, Cleaner dan Belayer.&lt;br /&gt;Sedangkan solo sendiri juga dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu :&lt;br /&gt;a.   Solo artificial climbing&lt;br /&gt;b.   Solo free climbing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV.   TEKNIK DASAR PANJAT TEBING&lt;br /&gt;Seorang pemanjat harus bisa memahami tebing yang akan dipanjat, bagaimana kontur tebing tersebut, apa saja peralatan yang nantinya akan dipergunakan, dan kalau bisa tahu secara detail bagaimana bentuk pegangan dan celah-celah yang ada pada tebing tersebut  yang paling utama pemanjat harus  bisa menentukan jalur pemanjatan, cara pemasangan dan penggunaan peralatan yang benar, hal itu akan menjadi safety standart prosedur dalam pemanjatan sehingga menjadi support tambahan bagi kesuksesan dalam melakukan pemanjatan.&lt;br /&gt;Teknik pemanjatan dikelompokkan sesuai bagian dengan tebing yang dimanfaatkan untuk memperoleh gaya tumpuan dan pegangan, yaitu :&lt;br /&gt;a.   Face Climbing&lt;br /&gt;Yaitu memanjat pada permukaan tebing dimana masih terdapat tonjolan atau rongga yang memadai sebagai pijakan kaki maupun pegangan tangan&lt;br /&gt;b.   Friction / Slab Climbing&lt;br /&gt;Teknik ini hanya mengandalkan gaya gesekan sebagai gaya penumpu&lt;br /&gt;c.   Fissure Climbing&lt;br /&gt; Teknik ini memanfaatkan celah yang digunakan oleh anggota badan yang seolah-olah berfungsi sebagai pasak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara demikian dan beberapa pengembangan, dikenal teknik-teknik berikut ;&lt;br /&gt;a.   Jamming&lt;br /&gt;Teknik memanjat dengan memanfaatkan celah yang tidak begitu lebar. Jari-jari tangan, kaki atau tangan dapat dimasukkan / diselipkan pada celah sehingga seolah-olah menyerupai pasak&lt;br /&gt;b.   Chimneying&lt;br /&gt;Teknik memanjat celah vertical yang cukup besar. Badan masuk diantara celah dan punggung menempel disalah satu sisi tebing. Sebelah kaki menempel pada sisi tebing depan, dan sebelah lagi menempel ke sisi tebing belakang. Kedua tangan diletakkan menempel pula dan membantu mendorong serta membantu menahan berat badan.&lt;br /&gt;c.   Bridging&lt;br /&gt;Teknik memanjat pada celah vertikal yang lebih besar (gullies). Caranya dengan menggunakan kedua tangan dan kaki sebagai pegangan pada kedua celah tersebut. Posisi badan mengangkang kaki sebagai tumpuan dibantu juga tangan sebagai penjaga keseimbangan.&lt;br /&gt;d.   Lay back&lt;br /&gt;Teknik memanjat pada celah vertical dengan menggunakan tangan dan kaki. Pada teknik ini jari tangan mengait tepi celah tersebut dengan punggung miring sedemikian rupa untuk menempatkan kedua kaki mendorong kedepan dan kemudian bergerak naik silih berganti.&lt;br /&gt;e.   Hand traverse&lt;br /&gt;Teknik memanjat pada tebing dengan gerak menyamping (horizontal). Hal ini dilakukan bila pegangan yang ideal sangat minim dan untuk memanjat vertukal sudah tidak memungkinkan lagi. Teknik ini sangat rawan, dan banyak memakan tenaga karena seluruh berat badan tertumpu pada tangan, sedapat mungkin pegangan tangan dibantu dengan pijakan kaki (ujung kaki) agar berat badan dapat terbagi lebih rata.&lt;br /&gt;f.   Mantelself&lt;br /&gt;Teknik memanjat tonjolan-tonjolan (teras-teras kecil) yang letaknya agak tinggi namun cukup besar untuk diandalkan untuk tempat brdiri selanjutnya. Kedua tangan dgunakan untuk menarik berat badan dibantu dengan pergerakan kaki. Bila tonjolan-tonjolan tersebut setinggi paha atau dada maka posisi tangan berubah dari menarik menjadi menekan untuk mengngkat berat badan yang dibantu dengan dorongan kaki.&lt;br /&gt;Sebagaimana panjat tebing ialah memanfaatkan cacat batuan untuk menambah ketinggian sehingga seorang pemanjat dituntut berani, teliti dan terampil juga dalam kemampuan berfikir yang tepat dalam bertindak dengan keadaan yang terbatas untuk membuat keputusan menyiasati dan memecahkan permasalahan yang dihadapi secara tepat, cepat dan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V.   PROSEDUR PEMANJATAN&lt;br /&gt;Tahapan-tahapan dalam pemanjatan hendaknya dimulai dari langkah-langkh sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.   mengamati lintasan dan memikirkan teknik yang akan dicapai.&lt;br /&gt;b.   Menyiapkan peralatan yang akan dibutuhkan&lt;br /&gt;c.   Untuk Leader, perlengkapan teknis diatur sedemikian rupa agar mudah untuk diambil / memilih dan tidak mengganggu gerakan. Tugas dari Leader sendiri adalah membuat lintasan yang akan dilaluinya dan pemanjat berikutnya.&lt;br /&gt;d.   Untuk Belayer, memasang ancor dan merapikan alat-alat. Tugasnya adalah membantu Leader baik dengan aba-aba maupun dengan tali yang dipakai Leader, Belayer juga bertugas mengamankan Belayer dari resiko jatuh atau yang lainnya, dengan langkah awal yaitu meneliti penganman yang dipakai Leader.&lt;br /&gt;e.   Bila belayer dan Leader telah siap melakukan pemanjatan, segera memberi aba-aba pemanjatan&lt;br /&gt;f.   Bila Leader sampai ketinggian 1 pitch (tali habis) ian harus memasang ancor.&lt;br /&gt;g.   Leader yang sudah memasang ancor diatas, selanjutnya berfungsi sebagai Belayer untuk mengamankan pemenjat berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI.   PERALATAN PANJAT TEBING&lt;br /&gt;Adapun jenis-jenis peralatan yang biasa digunakan untuk panjat tebing adalah :&lt;br /&gt;- Tali (Karn Mantel)&lt;br /&gt;- Webbing&lt;br /&gt;- Carabiner screw dan non screw&lt;br /&gt;- Piton (pasak tebing)&lt;br /&gt;- Ascender (alat untuk naik pada tali)&lt;br /&gt;- Descender (alat untuk turun pada tali)&lt;br /&gt;- Eterier (tangga tali)&lt;br /&gt;- Chock friend&lt;br /&gt;- Harness&lt;br /&gt;- Hamer&lt;br /&gt;- Hand drill&lt;br /&gt;- Magnesium&lt;br /&gt;- Sepatu dan helm&lt;br /&gt;- Chock stopper&lt;br /&gt;- Chock hexentrix&lt;br /&gt;- dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VII.   SIMPUL-SIMPUL&lt;br /&gt;Simpul-simpul dasar yang biasa digunakan pada panjat tebing adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;- Simpul delapan (figure of eight knot)&lt;br /&gt;- Simpul delapan ganda (double lub figure of eight knot)&lt;br /&gt;- Simpul nelayan (fisherman knot)&lt;br /&gt;- Simpul perusik&lt;br /&gt;- Simpul pangkal (eliver hitch)&lt;br /&gt;- Simpul pita&lt;br /&gt;- Simpul bowline&lt;br /&gt;- Simpul jangkar&lt;br /&gt;- Simpul belay (Italian hitch)&lt;br /&gt;- Simpul kupu-kupu&lt;br /&gt;- dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-8184883994473829967?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/8184883994473829967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/sejarah-mengenal-rock-climbing-panjat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/8184883994473829967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/8184883994473829967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/sejarah-mengenal-rock-climbing-panjat.html' title='Sejarah &amp; mengenal Rock Climbing ( panjat Tebing )'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-2309298796394671496</id><published>2010-05-05T00:14:00.001+07:00</published><updated>2010-05-05T00:28:38.973+07:00</updated><title type='text'>Alam Halus, Alam Kasar dan Alam Maya</title><content type='html'>Alkisah di suatu masa, alam di dunia ini sudah bertambah sebuah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo sekarang ada alam halus dan alam kasar, maka di masa itu, selain ada alam halus dan alam kasar, ada juga yang namanya alam maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam halus dan alam kasar punya aturan dan kehidupan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mahluk yang sudah halus tidak lagi berhubungan dengan mahluk yang masih kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita yang masih hidup tidak lagi berhubungan aktif dengan mahluk yang sudah meninggal dan gaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang ada singgungan, kadang-kadang ada pertemuan, dan biasanya menimbulkan kengerian, tapi hal itu jarang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara dua alam ada mereka yang mengaku bisa menjadi jembatan, dukun, paranormal dan orang pintar lainnya punya channel khusus katanya sehingga bisa hidup di dua alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi selain di film-film horor dan novel fantasi, dua alam ini biasanya tidak saling ganggu. Masing-masing punya peraturan, kebiasaan dan UU yang berlaku di alamnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa yang baru tersebut, selain alam halus dan kasar, ada juga ALAM MAYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduknya lagi resah sekarang, karena katanya ada peraturan baru untuk hidup dan berperilaku di Alam Maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan ada peraturan, kebiasaan, norma dan UU baru yang akan berlaku di Alam Maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah penduduknya yang membuat? Apakah sudah hasil kesepakatan dengan para penghuninya. Sayangnya bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah alam kasar yang membuatnya, katanya agar warga alam kasar bisa lebih aman dan terjamin kalau mereka menginjak Alam Maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak takut lagi dibohongin, melihat hal-hal aneh, membaca hal-hal yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk ALAM MAYA cuma bisa geleng-geleng kepala. Siapa yang bisa menjamin warga Alam Kasar itu akan aman tentram sejahtera di Alam Maya? Ada peraturan atau pun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita berada di 2 alam yang berbeda", kata MEREKA, bagaimana bisa peraturan alam itu berlaku di alam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi ya silahkan saja untuk dicoba", tambah MEREKA, "kami tidak pernah menghalangi siapapun untuk menyebrang dan hidup di alam maya, kami cuma mengharap agar kamu dapat cerdas dan bisa beradaptasi dengan baik, berperilaku sesuai normal, kebiasaan yang sudah berlaku disini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kata orang bijak, masuk kandang kambing mengembik masuk kandang harimau mengaum." MEREKA berperibahasa. "Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang kamu datang kesini, membawa peraturan dan UU kamu sendiri, untuk kamu pakai sendiri. Hmmm ya terserah saja, tapi jangan salahkan kami jika UU dan peraturan kamu tidak akan berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sama saja dengan memberlakukan UU pada alam halus. Bisakah kamu bayangkan para mahluk halus tersenyum dan mengikuti peraturan kamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo tidak percaya tanyakan pada para orang pintar, paranormal dan ahli yg hidup di dua alam, baik yang beneran maupun yang ngaku-ngaku doang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan besar mereka tidak akan peduli, karena alam kita berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam kasar dan ALAM MAYA pun kadang bersinggungan. Kadang-kadang penduduknya bisa ketemu, dan itu biasanya menimbulkan kengerian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu jarang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bukan berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang berlaku di sana akan berlaku juga di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-2309298796394671496?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/2309298796394671496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/alam-halus-alam-kasar-dan-alam-maya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2309298796394671496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2309298796394671496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/05/alam-halus-alam-kasar-dan-alam-maya.html' title='Alam Halus, Alam Kasar dan Alam Maya'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-2251391634588296650</id><published>2010-04-28T21:37:00.004+07:00</published><updated>2010-05-05T00:13:31.564+07:00</updated><title type='text'>navigasi</title><content type='html'>Navigasi adalah penetuan posisi dan arah perjalanan, baik di medan perjalanan atau di peta. Navigasi terdiri atas navigasi darat, sungai, pantai dan laut, namun yang umum digunakan adalah navigasi darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Navigasi darat adalah ilmu yang mempelajari cara seseorang menentukan suatu tempat dan memberikan bayangan medan, baik keadaan permukaan serta bentang alam dari bumi dengan bantuan minimal peta dan kompas. Pekerjaan navigasi darat di lapangan secara mendasar adalah titik awal perjalanan (intersection dan resection), tanda medan, arah kompas, menaksir jarak, orientasi medan dan resection, perubahan kondisi medan  dan mengetahui ketinggian suatu tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Alat-alat navigasi terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          kompas adalah alat untuk menentukan arah mata angin berdasarkan sifat magnetik kutub bumi. Arah mata angin utama yang bisa ditentukan adalah N (north = utara), S (south = selatan), E (east = timur) dan W (west = barat), serta arah mata angin lainnya yaitu NE (north east =  timur laut), SE (south east = Tenggara), SW (south west = barat daya) dan NW (north west = barat laut). Jenis kompas yang umum digunakan adalah kompas sylva, kompas orientasi, dan kompas bidik/prisma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          altimeter adalah alat untuk menentukan ketinggian suatu tempat berdasarkan perbedaan tekanan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          peta adalah gambaran sebagian/seluruh permukaan bumi dalam bentuk dua dimensi dengan perbandiangan skala tertentu. Jenis-jenis peta terdiri dari peta teknis, peta topografi dan peta ikhtisat/geografi/wilayah. Bagian-bagian peta antara lain judul, nomor, koordinat, skala, kontur, tahun pembuatan, legenda, dan deklinasi magnetis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          GPS (Global Positioning System) adalah sistem radio-navigasi global yang terdiri dari beberapa satelit dan stasiun bumi. Fungsinya adalah menentukan lokasi, navigasi (menentukan satu lokasi menuju lokasi lain), tracking (memonitor pergerakan seseorang/benda), membuat peta di seluruh permukaan bumi, dan menetukan waktu yang tepat di tempat manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menentukan arah tanpa alat navigasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengguanakan alat-alat navigasi, kita juga dapat menggunakan arah mata angin dengan tanda-tanda alam dan buatan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          tanda-tanda alam yaitu matahari, bulan dan rasi bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          tanda-tanda buatan yaitu masjid, kuburan dan kompas sendiri dari jarum/silet yang bermagnet dan diletakkan di atas permukaan air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          flora-fauna:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tajuk pohon yang lebih lebat biasanya berada di sebelah barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lumut-lumutan Parmelia sp. dan Politrichum sp. biasanya hidup lebih baik (lebat) pada bagian barat pohon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tumbuhan pandan hutan biasanya cenderung condong ke arah timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sarang semut/serangga biasanya terletak di sebelah barat pepohonan&lt;br /&gt;3. Mecegah dan menanggulangi keadaan tersesat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersesat adalah hilangnya orientasi, tidak dapat mengetahui posisi yang sebenarnya dan arah yang akan dituju. Hal tersebut biasanya karena berjalan pada malam hari, tidak cukup sering menggunakan peta dan kompas dalam perjalanannya, tidak tahu titik awal pemberangkatan di peta dan melakukan potong kompas. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tersesat antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          selalu melapor kepada petugas terkait atau orang yang dipercaya mengenai tujuan perjalanan, lamanya dan jumlah anggota yang ikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          selalu mengingat keadaan sekitar perjalanan berdasarkan kelima indera yang dimiliki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          tetaplah berada pada jalur yang telah ada dengan memberi petunjuk pada tiap persimpangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          perhatikan obyek yang mencolok seperti mata air, bukit, sungai atau gunung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          pada saat berjalan sekali-kali tengoklah ke arah belakang, ingatlah jalur tersebut jika dilihat dari arah berlawanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          pelajari dengan benar alat-alat navigasi yang dibawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          gunakanlah kompas sebelum tersesat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          belajarlah membaca tanda-tanda alam untuk menentukan arah mata angina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          jangan pernah percaya secara penuh kepada orang lain termasuk kepada pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman yang bisa digunakan apabila tersesat adalah S T O P, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S    = Seating, berhenti dan beristirahat dengan santai, hilangkan kepanikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T    = Thinking,berpikir secara jernih (logis) dalam situasi yang sedang dihadapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O    = Observaton, melakukan pengamatan/observasi medan di lokasi sekitar, kemudian tentukan arah dan tanda-tanda alam yang dapat dimanfaatkan atau yang harus dihindari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P    = Planning, buat rencana dan pikirkan konsekuensinya bila anda sudah memutuskan sesuatu yang akan anda lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menanggulangi keadaan tersesat adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          membuat tempat berlindung (shelter) dari bahaya atau cuaca buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          tetap tenang, tidak panik,  berpikir jernih dan mencoba ingat jalur perjalanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          orientasi dapat dipermudah dengan menuju tempat yang tinggi/memanjat pohon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          gunakan kompas dan peta (alat navigasi) atau indikator alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          buat petunjuk untuk mempermudah orang lain mencari keberadaan kita, misalnya dengan tulisan, peluit, asap, sinar atau berteriak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          tetap bersama-sama dengan kelompok dalam kondisi apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          memanfaatkan situasi dengan menunggu bala bantuan, mencari makanan, mencari air dan lainnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-2251391634588296650?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/2251391634588296650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/navigasi-adalah-penetuan-posisi-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2251391634588296650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/2251391634588296650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/navigasi-adalah-penetuan-posisi-dan.html' title='navigasi'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-5068185995345186365</id><published>2010-04-28T21:29:00.002+07:00</published><updated>2010-04-28T21:37:23.943+07:00</updated><title type='text'>Gunung-Gunung di Indonesia - Gunung-Gunung di Indonesia</title><content type='html'>Bali&lt;br /&gt;Gunung Abang (2.152 m)                           Gunung Agung (3.142 m)&lt;br /&gt;Gunung Batukau (2.276 m)                         Gunung Batur (1.717 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Catur (2.098 m)                             Gunung Sangiang (2.087 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bengkulu&lt;br /&gt;Gunung Bapagat (2.732 m)                        Gunung Dempo (3.159 m)&lt;br /&gt;Gunung Dingin (2.020 m)                           Gunung Gadang (2.466 m)&lt;br /&gt;Gunung Patah (2.817 m)                            Gunung Runcing (2.221 m)&lt;br /&gt;Gunung Seblat (2.883 m)                           Gunung Tangkitlebak (2.115 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI Aceh&lt;br /&gt;Gunung Abong-abong (3.015 m)                Gunung Bandahara (3.030 m)&lt;br /&gt;Gunung Bateekeubeu (2.840 m)                  Gunung Bateemecica (1.140 m)&lt;br /&gt;Gunung Bumi Geureudong (2.670 m)          Gunung Bumi Telong (2.600 m)&lt;br /&gt;Gunung Geureudong (2.590 m)                   Gunung Leuser (4.446 m)&lt;br /&gt;Gunung Mueajan (3.079 m)                         Gunung Panet Sagu (3.019 m)&lt;br /&gt;Gunung Panjang (2.023 m)                         Gunung Perkison (2.532 m)&lt;br /&gt;Gunung Segama (2.015 m)                         Gunung Sorik Merapi (2.145 m)&lt;br /&gt;Gunung Tangga (2.500 m)                          Gunung Tinjaulaut (2.105 m)&lt;br /&gt;Gunung Ulumasen (2.390 m)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jambi&lt;br /&gt;Gunung Sumbing (2.507 m)                        Gunung Masurai (2.935 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Barat&lt;br /&gt;Gunung Bukittunggul (2.203 m)                   Gunung Burangrong (2.064 m)&lt;br /&gt;Gunung Cikurai (2.821 m)                           Gunung Cireme (3.078 m)&lt;br /&gt;Gunung Galunggung (2.168 m)                   Gunung Gede (2.958 m)&lt;br /&gt;Gunung Guntur (2.249 m)                           Gunung Kancana (2.182 m)&lt;br /&gt;Gunung Malabar (2.321 m)                         Gunung Masigit (2.078 m)&lt;br /&gt;Gunung Pangrango (3.019 m)                     Gunung Papandayan (2.665 m)&lt;br /&gt;Gunung Patuha (2.434 m)                           Gunung Salak (2.211 m)&lt;br /&gt;Gunung Tangkuban Perahu (2.084 m)          Gunung Telaga Bodas (2.201 m)&lt;br /&gt;Gunung Tilu (2.040 m)                                Gunung Wayang (2.181 m)&lt;br /&gt;Gunung Windu (2.054 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Tengah&lt;br /&gt;Gunung Bismo (2.365 m)                           Gunung Merapi (2.914 m)&lt;br /&gt;Gunung Merbabu (3.142 m)                        Gunung Muria (1.602 m)&lt;br /&gt;Gunung Perahu (2.565 m)                           Gunung Rogojembangan (2.177 m)&lt;br /&gt;Gunung Slamet (3.418 m)                           Gunung Sumbing (3.371 m)&lt;br /&gt;Gunung Sundoro (3.150 m)                        Gunung Ungaran (2.050 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Timur&lt;br /&gt;Gunung Anjasmoro (2.282 m)                     Gunung Argomayang (2.198 m)&lt;br /&gt;Gunung Argopuro (3.088 m)                       Gunung Arjuna (3.339 m)&lt;br /&gt;Gunung Bromo (2.392 m)                           Gunung Butak (2.868 m)&lt;br /&gt;Gunung Cemarakuning (2.248 m)                Gunung Jambangan (2.482 m)&lt;br /&gt;Gunung Kawi (2.651 m)                              Gunung Kelud (1.731 m)&lt;br /&gt;Gunung Lawu (3.265 m)                             Gunung Liman (2.512 m)&lt;br /&gt;Gunung Mahameru/Semeru (3.676 m)         Gunung Merapi (2.800 m)&lt;br /&gt;Gunung Raung (3.332 m)                           Gunung Suket (2.950 m)&lt;br /&gt;Gunung Welirang (3.166 m)                        Gunung Wilis (2.169 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimantan Barat&lt;br /&gt;Gunung Bukitraya (2.278 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimantan Timur&lt;br /&gt;Gunung Harun (2.160 m)                            Gunung Liangpran (2.240 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampung&lt;br /&gt;Gunung Krakatau (913 m)                           Gunung Tanggamas (2.102 m)&lt;br /&gt;Maluku&lt;br /&gt;Gunung Binaiya (3.019 m)                          Gunung Gamalama (2.700 m)&lt;br /&gt;Gunung Kapaladmada (2.429 m)                Gunung Laworkawra (4.481 m)&lt;br /&gt;Gunung Legatala (4.241 m)                        Gunung Nieuwerkerk (4.185 m)&lt;br /&gt;Gunung Serawema (4.355 m)                      Gunung Sibela (2.111 m)&lt;br /&gt;Gunung Wetar (5.282 m)                            Gunung Wurlali (4.668 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nusa Tenggara Barat&lt;br /&gt;Gunung Ebulolobo (2.123 m)                     Gunung Rinjani (3.726 m)&lt;br /&gt;Gunung Kalimutu (1.640 m)                        Gunung Kondo (2.947 m)&lt;br /&gt;Gunung Nangi (2.330 m)                            Gunung Tambora (2.851 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Inerie (2.245 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nusa Tenggara Timur&lt;br /&gt;Gunung Batutara (3.750 m)                         Gunung Keknemo (2.070 m)&lt;br /&gt;Gunung Ranakah (2.400 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papua&lt;br /&gt;Gunung Arfak (2.940 m)                             Gunung Derabaro (4.150 m)&lt;br /&gt;Gunung Dwikora (4.750 m)                         Gunung Jaya/Ngapulu (5.030 m)&lt;br /&gt;Gunung Kwoko (3.000 m)                           Gunung Mandala (4.700 m)&lt;br /&gt;Gunung Redoura (3.083 m)                        Gunung Togwomeri (2.680 m)&lt;br /&gt;Gunung Trikora (4.750 m)                           Gunung Yamin (4.595 m)&lt;br /&gt;Gunung Yaramamafaka (3.370 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Sangir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Api (5.000 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulawesi Selatan&lt;br /&gt;Gunung Anuan (3.673 m)                            Gunung Balease (3.016 m)&lt;br /&gt;Gunung Gandadinata (3.074 m)                  Gunung Kabinturu (2.655 m)&lt;br /&gt;Gunung Kambuno (2.950 m)                       Gunung Lampobatang (2.871 m)&lt;br /&gt;Gunung Paroreang (2.616 m)                      Gunung Rantemado (3.445 m)&lt;br /&gt;Gunung Sinajai (2.669 m)                           Gunung Tolondokalaud (2.884 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulawesi Tengah&lt;br /&gt;Gunung Butumpu (2.400 m)                        Gunung Daku (2.304 m)&lt;br /&gt;Gunung Dali (2.253 m)                               Gunung Dampal (2.304 m)&lt;br /&gt;Gunung Gawalisi (2.023 m)                         Gunung Gentilomatinan (2.207 m)&lt;br /&gt;Gunung Kulawi (3.311 m)                           Gunung Lambuno (2.443 m)&lt;br /&gt;Gunung Lompopana (2.480 m)                   Gunung Lumut (2.234 m)&lt;br /&gt;Gunung Mad (2.552 m)                              Gunung Malino (2.443 m)&lt;br /&gt;Gunung Maruwali (2.280 m)                        Gunung Nokilalaki (2.355 m)&lt;br /&gt;Gunung Ogoamas (2.565 m)                      Gunung Pekawa (2.314 m)&lt;br /&gt;Gunung Rerekautimdu (2.508 m)                 Gunung Salai (2.040 m)&lt;br /&gt;Gunung Sidole (2.099 m)                           Gunung Sonjo (3.225 m)&lt;br /&gt;Gunung Tambusisi (2.422 m)                      Gunung Tanamatua (2.543 m)&lt;br /&gt;Gunung Tinombala (2.183 m)                      Gunung Towengkeli (2.229 m)&lt;br /&gt;Gunung Tumpu (2.400 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulawesi Tenggara&lt;br /&gt;Gunung Mengkoka (2.790 m)                      Gunung Watuwila (2.000 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulawesi Utara&lt;br /&gt;Gunung Awu (3.330 m)                               Gunung Boliohutu (2.065 m)&lt;br /&gt;Gunung Colo (2.509 m)                              Gunung Karangetung (2.700 m)&lt;br /&gt;Gunung Klabat (2.022 m)                           Gunung Tentolomatinan (2.207 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumatra Barat&lt;br /&gt;Gunung Gedang (2.050 m)                         Gunung Kerinci (3.800 m)&lt;br /&gt;Gunung Maitang (2.262 m)                         Gunung Marapai (2.891 m)&lt;br /&gt;Gunung Ophir (2.191 m)                             Gunung Pantai Cermin (2.690 m)&lt;br /&gt;Gunung Pasaman (2.900 m)                       Gunung Singgalang (2.877 m)&lt;br /&gt;Gunung Talakmau (2.912 m)                       Gunung Talang (2.597 m)&lt;br /&gt;Gunung Tandiket (2.438 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumatra Selatan&lt;br /&gt;Gunung Besagi (2.232 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumatra Utara&lt;br /&gt;Gunung Sibayak (2.094 m)                         Gunung Sibuatan (2.457 m)&lt;br /&gt;Gunung Sihabuhabu (2.300 m)                   Gunung Sinabung (2.412 m)&lt;br /&gt;Gunung Sipoimcim (2.199 m)                     Gunung Tampunanjing (2.008 m)&lt;br /&gt;Gunung Kalau (2.171 m)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-5068185995345186365?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/5068185995345186365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/gunung-gunung-di-indonesia-gunung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/5068185995345186365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/5068185995345186365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/gunung-gunung-di-indonesia-gunung.html' title='Gunung-Gunung di Indonesia - Gunung-Gunung di Indonesia'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-8742428775481783233</id><published>2010-04-21T12:04:00.012+07:00</published><updated>2010-04-21T12:23:14.730+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial photoshop'/><title type='text'>Cool 3D Logo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Lh7M6QjI/AAAAAAAAAC8/zVkRsC3nwZ4/s1600/cool-3d-logo15.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Lh7M6QjI/AAAAAAAAAC8/zVkRsC3nwZ4/s320/cool-3d-logo15.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462456812990775858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bwat bikin 3d di photoshop itu sbnernye gampang banged, hmm… kata tmen2 sih rada susah, tapi ada banyak carana, ke tutorial ini niiii… nyok kita bikin logo bernuansa 3d&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapin canvas 400 x 400 px.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ambil salah satu shape di photoshop. gambar objek na.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Iu4md8TI/AAAAAAAAABs/bwX6j226XS8/s1600/cool-3d-logo10.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 242px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Iu4md8TI/AAAAAAAAABs/bwX6j226XS8/s320/cool-3d-logo10.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462453737096081714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;COWO BANGET kan ??? gagagaagagakakkkkk :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;transform pake perspektiv …&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86I7HVbEWI/AAAAAAAAAB0/XN3gK-ykJzs/s1600/cool-3d-logo1.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 274px; height: 274px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86I7HVbEWI/AAAAAAAAAB0/XN3gK-ykJzs/s320/cool-3d-logo1.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462453947209552226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;teken enter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;transform lagi, tapi kali ini khusus tinggina sajah, menjadi 70 %&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86JNLwiC4I/AAAAAAAAAB8/0j8RDNWo8nc/s1600/cool-3d-logo2.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 211px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86JNLwiC4I/AAAAAAAAAB8/0j8RDNWo8nc/s320/cool-3d-logo2.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462454257634642818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;enter juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duplikat sekali, geser make panah ke atas. ulangi ampe beberapa kali, jadi keliatan tebel 3d na&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Jbsqw_3I/AAAAAAAAACE/0a-1zd5f11g/s1600/cool-3d-logo3.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 313px; height: 238px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Jbsqw_3I/AAAAAAAAACE/0a-1zd5f11g/s320/cool-3d-logo3.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462454506986995570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;klik pada layer teratas, kasi style ke gini:&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Jozh-PKI/AAAAAAAAACM/UdBzTn8kMNo/s1600/cool-3d-logo5.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 195px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Jozh-PKI/AAAAAAAAACM/UdBzTn8kMNo/s320/cool-3d-logo5.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462454732167462050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86KEluhB3I/AAAAAAAAACU/HqygkJI5hpg/s1600/cool-3d-logo12.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 203px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86KEluhB3I/AAAAAAAAACU/HqygkJI5hpg/s320/cool-3d-logo12.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462455209498314610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86KR1tZhnI/AAAAAAAAACc/ChkaNibCQC4/s1600/cool-3d-logo11.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 164px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86KR1tZhnI/AAAAAAAAACc/ChkaNibCQC4/s320/cool-3d-logo11.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462455437126895218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86KcCpYEjI/AAAAAAAAACk/xkqbQZ9KPuo/s1600/cool-3d-logo13.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 247px; height: 216px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86KcCpYEjI/AAAAAAAAACk/xkqbQZ9KPuo/s320/cool-3d-logo13.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462455612398375474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;woke, beralih ke base shape paling dasar. kasi style juga&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86KxBHSvjI/AAAAAAAAACs/GMSrxCy8eS4/s1600/cool-3d-logo14.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 295px; height: 222px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86KxBHSvjI/AAAAAAAAACs/GMSrxCy8eS4/s320/cool-3d-logo14.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462455972764237362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86LFUYs1mI/AAAAAAAAAC0/pXAuU4grh9o/s1600/cool-3d-logo16.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 231px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86LFUYs1mI/AAAAAAAAAC0/pXAuU4grh9o/s320/cool-3d-logo16.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462456321534908002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;untuk kesan glossy, kasi gradasi transparent. [CTRL+Click] pada layer shape paling atas, pilih menu Select &gt; Modify &gt; Contract ( 2px )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-8742428775481783233?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/8742428775481783233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/cool-3d-logo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/8742428775481783233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/8742428775481783233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/cool-3d-logo.html' title='Cool 3D Logo'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S86Lh7M6QjI/AAAAAAAAAC8/zVkRsC3nwZ4/s72-c/cool-3d-logo15.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-7751719010320342135</id><published>2010-04-15T20:04:00.001+07:00</published><updated>2010-04-15T20:16:31.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Sejarah Pendakian Gunung dan Panjat Tebing di Indonesia</title><content type='html'>Sejarah Pendakian Gunung dan Panjat Tebing di Indonesia1492&lt;br /&gt;Sekelompok orang Perancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba memanjat tebing Mont Aiguille (2097 m), dikawasan Vercors Massif. Tak jelas benar tujuan mereka, tetapi yang jelas, sampai beberapa dekade kemudian, orang-orang yang naik turun tebing-tebing batu di Pegunungan Alpen adalah para pemburu chamois, sejenis kambing gunung. Jadi mereka memanjat karena dipaksa oleh mata pencaharian, kurang lebih mirip para pengunduh sarang burung walet gua di tebing-tebing Kalimantan Timur atau Karang Bolong, Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1623&lt;br /&gt;Yan Carstensz adalah orang Eropa pertama yang melihat “….. pegunungan yang sangat tinggi, di beberapa tempat tertutup salju !” di pedalaman Irian. Salju itu sangat dekat ke khatulistiwa. Laporannya tak dipercaya di Eropa, padahal belum lama berselang diberitakan ada juga salju di Pegunungan Andes dekat khatulistiwa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1624&lt;br /&gt;Masih berkaitan dengan pekerjaan juga, pastor-pastor Jesuit merupakan orang-orang Eropa pertama yang melintasi Pegunungan Himalaya, tepatnya Mana Pass (pass = pelana/punggungan yang terentang antara dua puncak), dan Garhwal di India ke kawasan Tibet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1760&lt;br /&gt;Profesor de Saussure agaknya begitu jatuh cinta pada Mont Blanc di perbatasan Perancis-Italia, sehingga dia menawarkan hadiah besar bagi siapa saja yang dapat menemukan lintasan ke puncaknya, untuk penyelidikan ilmiah yang diimpikannya. Sayang tak ada yang tertarik, terutama karena keder terhadap naga-naga yang konon mbaurekso di puncak gunung tertinggi di Eropa Barat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1786&lt;br /&gt;Setelah beberapa percobaan gagal, Puncak Mont Blanc (4807 m) digapai manusia. Mereka adalah Dr.Michel-Gabriel Paccard dan seorang pandu gunung, Jacques Balmat. Puncak tertinggi di Alpen yang didaki sebelumnya adalah Lysjoch (4153 m), tahun 1778.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1830&lt;br /&gt;Alexander Gardiner melintasi Pelana Karakoram dari Sinkiang di Cina ke wilayah Kashmir di India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1852&lt;br /&gt;Ahli-ahli ukur tanah di India berhasil menentukan ketinggian Puncak XV, 8840 meter. Berarti puncak tertinggi di dunia, mengalahkan Puncak VIII (Kangchenjunga, 8598 m) yang sebelumnya dianggap paling tinggi. Puncak XV itu lalu diberi nama Everest (padahal aslinya orang Nepal menyebutnya Sagarmatha, atau Chomolungma kata orang Tibet). Belakangan ketinggiannya dikoreksi, 8888 meter, lalu dikoreksi lagi menjadi 8848 meter, sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1854&lt;br /&gt;Batu pertama Zaman Keemasan dunia pendakian di Alpen, diletakkan oleh Alfred Wills dalam pendakiannya ke Puncak Wetterhom (3708 m), cikal bakal pendakian gunung sebagai olah raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1857&lt;br /&gt;Alpine Club yang pertama berdiri, di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1858&lt;br /&gt;Ketinggian K2 (singkatan Karakoram nomer 2) terukur, 8610 meter, menggeser lagi kedudukan Kangchenjunga menjadi juara tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1865&lt;br /&gt;Dinding selatan Mont Blanc dipanjat untuk pertama kali lewat lintasan Old Brenva, menandai lahirnya panjat es (ice climbing). Sementara itu di Alpen bagian tengah, Edward Whymper dan enam rekannya berhasil menggapai Puncak Matterhorn (4474 m)di Swiss. Tetapi 4 anggota tim, yang saling terikat dalam satu tali, tewas dalam perjalanan turun, ketika salah seorang terpeleset jatuh dan menyeret yang lain. Musibah ini mengakhiri 11 tahun Zaman Keemasan. Tak urung lebih dari 180 puncak besar telah didaki dalam masa itu, sedikitnya satu kali, dan lebih dari setengahnya oleh orang-orang Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1874&lt;br /&gt;WA Coolidge mendaki Puncak Jungfrau dan Wetterhorn di musim dingin, sehingga digelari Bapak Winter Climbing. Pada tahun 1870-an ini muncul trend baru, pendakian tanpa pemandu, yang segera menjadi ukuran kebanggaan di antara pendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1878&lt;br /&gt;Regu yang dipimpin Clinton Dent berhasil memanjat Aiguille du Dru di Perancis, memicu trend baru lagi, yaitu pemanjatan tebing-tebing yang tak seberapa tinggi namun curam dan sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1883&lt;br /&gt;WW Graham menjadi orang Eropa pertama yang mengunjungi Pegunungan Himalaya dengan tujuan mendaki gunung sebagai olahraga dan petualangan. Dia mendaki beberapa puncak rendah di kawasan Nanda Devi dan Sikkim India, bahkan konon berhasil mencapai Puncak Changabang (6864 m).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1895&lt;br /&gt;Percobaan pertama mendaki gunung berketinggian di atas 8000 meter, Nanga Parbat (8125 m), oleh AF Mummery. Orang Inggris yang sering disebut Bapak Pendakian Gunung Modern ini hilang pada ketinggian sekitar 6000 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1899&lt;br /&gt;Ekspedisi Belanda pembuat peta di Irian menemukan kebenaran laporan Yan Carstensz, yang dibuat hampir 3 abad sebelumnya. Maka namanya diabadikan di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1902&lt;br /&gt;Percobaan pertama mendaki K2, oleh ekspedisi dari Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1907&lt;br /&gt;Ekspedisi di bawah Tom Longstaff mendaki Trisul (7120 m), puncak 7000-an yang pertama. Longstaff adalah orang pertama yang mencoba penggunaan tabung oksigen dalam pendakian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1909&lt;br /&gt;Ekspedisi Persatuan Ahli Burung dari Inggris (BPUE) memasuki rawa-rawa sebelah selatan kawasan Carstensz. Dalam 16 bulan mereka kehilangan 16 orang anggota mati dan 120 sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1910&lt;br /&gt;Karabiner buat pertama kali dipakai dalam pendakian gunung, diperkenalkan oleh pemanjat-pemanjat dari Munich, Jerman Barat, diilhami oleh penggunaannya dalam pasukan pemadam kebakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1912&lt;br /&gt;Eks anggota ekspedisi BPUE 1090, Dr.AFR Wallaston, kembali ke Irian bersama C.Bodden Kloss, dengan 224 kuli pengangkut barang dan serdadu. Tiga jiwa melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1921&lt;br /&gt;George L.Mallory dkk. berhasil sampai di North Col Everest dalam perjalanan penjajagan mereka dari sisi Tibet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1922&lt;br /&gt;Usaha pertama mendaki Everest berakhir pada ketinggian 8320 meter di punggungan timur laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1924&lt;br /&gt;Mallory dan Irvine yang kembali mencoba Everest, hilang pada ketinggian sekitar 8400 meter. Rekannya, Edward Norton, mencapai 8570 meter, rekor waktu itu, sendirian dan tanpa bantuan tabung oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1931&lt;br /&gt;Schmid bersaudara mencapai Puncak Matterhorn lewat dinding utara, sekaligus melahirkan demam North Wall Climbing. Peningkatan taraf hidup di Inggris dan Eropa daratan pada umumnya, menimbulkan perubahan pola penduduk kota melewatkan waktu luangnya, menyebabkan populernya panjat tebing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1932&lt;br /&gt;Grivel memperkenalkan cakar es (crampoon) model 12 gigi, yang karena efektifnya tetap disukai hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1933&lt;br /&gt;Comici dari Italia memanjat overhang dinding utara Cima Grande Lavredo di kawasan Dolomite, Alpen Timur, menandai aid climbing yang pertama. Sekitar tahun ini pula sol sepatu Vibram ditermukan oleh Vitale Bramini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1936&lt;br /&gt;Dr.A.H.Colijn, manajer umum perusahaan minyak Belanda dekat Sorong, dan geolog DrJ.J.Dozy, menemukan bijih tembaga di kawasan dinding timur Gletser Moriane, tak jauh dari kawasan Carstensz, Irian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1937&lt;br /&gt;Bill Murray mengubah tongkat pendaki yang panjang menjadi kapak es, menandai lahirnya panjat es modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1938&lt;br /&gt;Dinding utara Eiger di Swiss akhirnya berhasil dipanjat, oleh tim gabungan Jerman Barat dan Austria, yang oleh Hitler diiming-imingi dengan medali emas olympiade. Dinding maut ini sebelumnya telah menelan cukup banyak korban, dan berlanjut hingga kini. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1941&lt;br /&gt;Ekspedisi Archbold ‘menemukan’ Lembah Baliem, kantung suku Dani dengan tingkat kebudayaan yang amat tinggi, di tengah belantara yang seolah tak berbatas dan tak tertembus. Irian kian jadi perhatian ilmuwan-ilmuwan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1949&lt;br /&gt;Nepal membuka perbatasannya bagi orang luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1950&lt;br /&gt;Tibet dicaplok Cina. Pendakian Himalaya dari sisi ini tak diperkenankan lagi. Maurice Herzog memimpin ekspedisi Perancis mendaki Annapurna (8091m), puncak 8000-an yang pertama, menandai awal 20 tahun Zaman Keemasan pendakian di Himalaya. Di Alpen, tali nilon mulai dipergunakan. Sebelumnya, tali serat tumbuhan hampir tak memiliki kelenturan, sehingga ada ‘hukum’ bahwa seorang leader tak boleh jatuh, sebab hampir pasti pinggangnya patah tersentak. Pakaian bulu angsa mulai membuat malam-malam di bivouac lebih nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1951&lt;br /&gt;Don Whillan menemukan pasangannya, Joe Brown, duet pemanjat terkuat yang pemah dimiliki Inggris. Panjat bebas (free climbing) gaya Inggris menjadi tolok ukur dunia panjat tebing. Walter Bonatti dkk. menyelesaikan dinding timur Grand Capucin, awal aid climbing pada tebing yang masuk kategori big wall.&lt;br /&gt;Bermula di Inggris, terjadi Revolusi Padas. Tebing batu gamping ternyata tak serapuh yang selama itu disangka. Tebing-tebing granit dan batuan beku lainnya mendapat saingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1952&lt;br /&gt;Herman Buhl solo di dinding timur laut Piz Badile di Swiss, dalam waktu 4 1/2 jam. Inilah nenek moyang speed climbing. Rekor waktu pada rute tersebut, yang dibuat tahun 1937, 52 jam !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1953&lt;br /&gt;Herman Buhl dkk. menggapai Puncak Nanga Parbat (8125 m), puncak 8000-an kedua yang didaki orang. Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Sherpa Tenzing Norgay yang tergabung dalam suatu ekspedisi Inggris, menjadi manusia-manusia pertama yang berdiri di puncak atap dunia, Everest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1954&lt;br /&gt;Ekspedisi Inggris sukses di Kangchenjunga, ekspedisi Perancis sukses di Makalu (8463 m). Di Alpen, Don Whillan dan Joe Brown mencatat dinding Barat Aiguille du Dru dalam 2 hari, rekor lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1955&lt;br /&gt;Walter Bonatti solo pilar barat daya du Dru 6 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1956&lt;br /&gt;Ekspedisi Jepang berhasil mendaki Manaslu (8163 m). Jepang segera menjadi salah satu negara besar dalam dunia pendakian di Himalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1957&lt;br /&gt;Herman Buhl dan tim Austria mencapai Puncak Broad Peak (8047 m), sekaligus mematok pendakian pertama gunung 8000-an dengan alpine tactic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1958&lt;br /&gt;Lapangan terbang perintis dibuka pada beberapa lokasi di Irian, membangkitkan semangat para pendaki gunung untuk menjajal Carstensz, sang perawan salju di khatulistiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1960&lt;br /&gt;Claudio Barbier dari Belgia solo ketiga dinding utara di Tre Cima Laverdo dalam 1 hari. Pertama kali speed climbing menggunakan teknik gabungan free dan aid climbing.&lt;br /&gt;Helm mulai sering digunakan para pemanjat tebing.&lt;br /&gt;Harness menjadi wajib, menyusul kematian seorang pemanjat Inggris di Dolomite. Harness pertama yang diproduksi massal dan dijual untuk umum terbuat dari webbing, merek Tankey.&lt;br /&gt;Tebing 48 Citatah mulai digunakan sebagai ajang latihan bagi pasukan Angkatan Darat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1961&lt;br /&gt;Ekspedisi dari Selandia Baru coba mendaki Carstensz Pyramide tapi mengalami kegagalan sebab keterlambatan dukungan logistik lewat jembatan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1962&lt;br /&gt;Puncak Cerstensz Pyramide akhirnya berhasil digapai oteh tim Heinrich Heiner. Juga Puncak Eidenburg didekatnya, oleh ekspedisi yang dipimpin oleh Phillip Temple.&lt;br /&gt;Awal pemakaian baut tebing di Alpen; Tebing pantai mulai diminati. Pemanjat Amerika Serikat mulai bicara di Alpen, diawali Hemmings dan Robbins yang menciptakan lintasan super sulit di dinding barat du Dru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1963&lt;br /&gt;Tim gabungan Inggris-AS memanjat dinding selatan Aiguille du Fou, hardest technical climbing di Alpen waktu ilu, dengan teknik-teknik aid climbing gaya AS. Kode etik dalam panjat tebing mulai banyak diperdebatkan di rumah-rumah minum. Pemanjatan solo pertama Eiger Nordwand, oleh Michel Darbellay, dalam satu hari.&lt;br /&gt;Bonatti dan Zapelli menyantap mix climbing (ice dan rock) tersulit di Alpen, dinding utara Grand Pilier d’Angle di Mont Blanc. Seorang ahli gletser yang baru kembali dari Antartika berusaha mendaratkan pesawat terbangnya di di Puncak Jaya, dekat Carstensz. Untung angin kencang mengurungkan niatnya, sebab salju tebal di sana terlalu lunak sebagai landas pacu. Tapi buntutnya, dua pesawat DC 3 kandas di lereng utara dan selatannya, pada ketinggian sekitar 4300 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1964&lt;br /&gt;Ekspedisi Cina berhasil mendaki Shisha Pangma (8046 m)di Tibet, satu-satunya puncak 8000-an yang terletak diluar Nepal dan Pakistan (Karakoram). Beberapa pendaki Jepang serta 3 orang ABRI, Fred Athaboe, Sudarto dan Sugirin, yang tergabung dalam Ekspedisi Cendrawasih, berhasil mencapai Puncak Carstensz (4884 m) di Irian. Dua perkumpulan pendaki gunung tertua lahir, Mapala Ul di Jakarta dan Wanadri di Bandung. Tahun ini dianggap awal sejarah pendakian gunung di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1965&lt;br /&gt;Seratus tahun pendakian pertama Matterhorn diperingati dengan peliputan pendakian Hornli dkk. Oleh BBC/TV sampai ke puncak. Untuk pertama kalinya pendakian gunung maupun panjat tebing menjadi olahraga yang juga dapat ‘ditonton’ orang banyak.&lt;br /&gt;Robbins dan John Harlin dri AS bikin lintasan lurus di dinding barat du Dru, mendemonstrasikan keunggulan pemanjat AS dalam pemanjatan panjang dan berat. Pemerintah Nepal menutup pendakian Himalaya di wilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1967&lt;br /&gt;Revolusi bagi para pemanjat es. Chouinnard memperkenalkan kapak es berujung lengkung, dan McInnes menawarkan jenis Terodactyl. Lahirnya sekrup es berbentuk pipa meningkatkan standar pemanjatan ice climbing.&lt;br /&gt;Penggunaan tali kernmantle dipelopori oleh Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1968&lt;br /&gt;Nafas segar bagi para pendaki, sejumlah lapangan terbang milik misi Katolik dibuka (Ji Irian. Tapi dasar sial, hampir bersamaan dengan itu Pemerintah Rl tidak lagi mengeluarkan izin pendakian di kawasan Carstensz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1969&lt;br /&gt;Reinhold Messner keluar dari pertapaannya di tebing-tebing Alpen Timur, meluruk ke barat, menyikat dinding es raksasa tes Drotes dalam waktu 81/2 jam solo, membuyarkan rekor sebelumnya, 3 hari.&lt;br /&gt;Pemanjat-pemanjat Jepang mulai membanjiri pasaran di Alpen, antara lain bikin lintasan baru di Eiger.&lt;br /&gt;Sensus yang dilakukan British Mountaineering Club (BMC) mengatakan, ada 45.000 pemanjat dan 500.000 walkers, di Inggris saja.&lt;br /&gt;Nomer perdana majalah ‘Mountain’ beredar, menjadi media pendaki gunung dan pemanjat tebing pertama yang beredar luas dalam bahasa Inggris, sehingga banyak mempengaruhi perkembangan lewat perdebatan dan opini.&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal membuka kembali wilayahnya bagi pendakian Himalaya, dengan beberapa peraturan baru dan membatasi pendakian pada puncak-puncak yang terdaftar dalam permitted peaks saja. Agen-agen trekking komersial tumbuh dan berjibun seperti kutu yak, menggelitik kelompok-kelompok kecil dari luar ‘main-main’ di Himalaya dengan mudah dan murah.&lt;br /&gt;Soe Hok Gie dan ldhan Lubis gugur di Gunung Semeru, terkena gas beracun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1970&lt;br /&gt;Dinding Selatan Annapurna dirambah tim Inggris, menggunting pita pembukaan era pendakian jalur-jalur sulit di gunung-gunung besar. Tingkat kesulitan lintasan menjadi lebih penting dari pada sekedar mencapai puncak. Ini tak lepas dari kian canggihnya perlengkapan panjat es, kecepatan pemanjatan meningkat drastis.&lt;br /&gt;Di Alpen artificial climbing tambah populer dan kaya teknik. Kurang lebih tahun ini pula lahir cabang panjat dinding. Tebing buatan yang pertama dikenal orang kemungkinan besar didirikan di Universitas Leeds,Inggris. Perancangnya Don Robinson, yang kemudian juga merancang dinding panjat di Acker’s Trust, Birmingham, dinding panjat pertama yang diklaim mampu menampung segala pegangan, pljakan dan gerakan panjat tebing, sekaligus menawarkan bentuk sculpture yang artistik.&lt;br /&gt;Sejalan dengan itu, bentuk-bentuk latihan terpisah dalam panjat tebing mulai menggema. Salah seorang pelopornya ialah Pete Livesey, pemanjat yang juga pecinta speleologi dan olahraga kano, serta punya dasar di atletik sebagai pelari. Pete tahu benar pentingnya latihan spesifik bagi jenis-jenis olahraga tersebut. Dan dia mencoba menerapkan prinsip yang sama pada panjat tebing. Pelan tapi pasti, panjat tebing mulai dipandang lebih sebagai kegiatan atletis, ketimbang sekedar ‘hura-hura di tebing’. Tak lagi memadai semboyan ‘best training for climber is climbing’, apalagi hanya dengan memupuk kejantanan lewat gelas-gelas bir, seperti yang selama &amp; dianut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1971&lt;br /&gt;Kawasan Carstensz kembali dibuka untuk pendakian, segera diserbu oleh ekspedisi-ekspedisi dari Australia, Jerman, AS, bahkan Hongkong. Tahun ini pula Mapala UI berhasil mencapai Puncak Jaya, antara lain oleh Herman O. Lantang dan Rudy Badil, orang-orang sipil Indonesia pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1972&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya panjat dinding masuk dalam jadwal olimpiade, yaitu didemonstrasikan dalam Olympiade Munich.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1974&lt;br /&gt;Pasangan Reinhold Messner dan Peter Habeler mendaki Hidden Peak (8068 m) di Karakoram, 3 hari dengan Alpine push, kemudian memecahkan rekor kecepatan Eiger, 10 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1975&lt;br /&gt;Ekspedisi dari Jepang menjadi tim wanita pertama yang menjejakkan Puncak Everest. Sementara itu Cina mengirimkan tim pertamanya, dari punggungan timur laut. Perlengkapan panjat es kian lengkap, lalu ramalan cuaca kian akurat dengan intervensi komputer. Akibatnya, seolah tak ada lagi pelosok Alpen yang terpencil.&lt;br /&gt;Namun, bercak-bercak kapur magnesium mulai terasa merisihkan tebing-tebing di Inggris dan Eropa daratan, kebanyakan dituduhkan sebagai ulah pemanjat-pemanjat ‘hijau’, yang mengobral magnesium pada lintasan-lintasan yang seharusnya bisa dilampaui tanpa bubuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1976&lt;br /&gt;Harry Suliztiarto tak sanggup lagi menahan obsesinya, dengan tali nilon dia mulai latihan panjat memanjat di Citatah, dan dibelay oleh pembantu rumahnya. Patok pertama panjat tebing modern di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1977&lt;br /&gt;Skygers Amateur Rock Climbing Group didirikan di Bandung oleh Harry Suliztiaito, Agus Resmonohadi, Heri Hermanu, Deddy Hikmat. Inilah awal tersebarnya kegiatan panjat tebing di Indonesia.&lt;br /&gt;Ekspedisi Selandia Baru coba mendaki Everest tanpa bantuan sherpa. Mereka cuma sampai South Col, tapi mereka mereka seolah memukul gong yang gaungnya merantak ke mana-mana, ‘ekspedisi berdikari’. Yang pro mengganggapnya sebagai kejujuran yang wajib, yang kontra melecehkannya sebagai kesia-siaan yang konyol. Perdebatan tak selesai hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1978&lt;br /&gt;Messner &amp; Habeler menggegerkan dunia kangouw Himalaya dengan pendakian Everest tanpa bantuan tabung oksigen. Tambah geger ketika Messner bersolo karier di Nanga PQrtied dalam waktu 12 hari. Pendakian solo ini oleh banyak pakar dianggap lebih penting daripada pendakian tanpa oksigennya.&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal menambahkan beberapa permitted peaks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1979&lt;br /&gt;Harry Suliztiarto memanjat atap Planetarium, Taman Ismail Marzuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1980&lt;br /&gt;Tebing Parang untuk pertama kalinya oleh tim ITB, di bawah pimpinan Harry Sulisztiarto. Wanadri untuk pertamakalinya menyelenggarakan ekspedisi ke Carstensz di Pegunungan Jayawijaya. Skygers menyelenggarakan sekolah panjat tebing untuk pertama kalinya. Sampai kini belum ada lagi kelompok yang membuat pendidikan panjat tebing untuk umum seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal membuka kesempatan pendakian musim dingin, di samping musim semi dan musim gugur. Kian banyak kaki meratakan jalan-jalan setapak dipelbagai pelosok Himalaya, kikan tinggi sampah menumpuk di sana-sini. Sebagai gantinya, konon mata uang asing makin deras mengalir ke sana. Tapi siapa yang tambah kaya?&lt;br /&gt;1981&lt;br /&gt;Dua ekspedisi Indonesia sekaligus di dinding Selatan Carstensz, Mapala Ul dan ITB. Salah seorang anggota tim Mapala Ul, Hartono Basuki, gugur di sini. Jayagiri dari Bandung mengirimkan Danardana mengikuti sekolah pendaki gunung di Glenmore Lodge, Skotlandia, dilanjutkan pendakian Matterhorn di Swiss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1982&lt;br /&gt;Jayagiri kembali mengirimkan orang, Irwanto, ke sekolah pendakian di ISM, Swiss, dilanjulkan ekspedisi 4 orang ke Mont Blanc di Perancis, dan Matterhorn serta Monte Rosa di Swiss.&lt;br /&gt;Ahmad dari kelompok Gideon Bandung tewas terjatuh di Tebing 48 Citatah, korban pertama panjat tebing di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1984&lt;br /&gt;UGM (Mapagama) mengirimkan Tim Ekspedisi Gajah Mada ke Irian Jaya. Tim panjatnya berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramide melalui jalur normal.&lt;br /&gt;Tebing Lingga di Trenggalek, Jawa Timur, serta tebing pantai Uluwatu di Bali, berhasil dipanjat oleh kelompok Skygers bersama GAP (Gabungan Anak Petualang) dari Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1985&lt;br /&gt;Tebing Serelo di Lahat, Sumatra Selatan, berhasil dipanjat oleh tim yang menamakan dirinya Ekspedisi Anak Nakal. Ekspedisi Mapala Ul gagal mencapai Puncak Chulu West (6584 m) di Himalaya, Nepal. Ekspedisi Jayagiri gagal memanjat Eiger Nordwand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1986&lt;br /&gt;Kelompok gabungan Exclusive berhasil memanjat Tebing Bambapuang di selatan Toraja, Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;Ketompok UKL (Unit Kenal Lingkungan) Univeritas Pajajaran Bandung memanjat tebing Gunung Lanang di Jawa Timur.&lt;br /&gt;Pemanjat-pemanjat Jayagiri Bandung merampungkan Dinding Ponot di air terjun Sigura-gura, Sumatera Utara.&lt;br /&gt;Ekspedisi Jayagiri mengulang pemanjatan Eiger, berthasil, menciptakan lintasan baru. Mapala Ul mengirimkan ekspedisi ke Puncak Kilimanjaro (5895 m) di Afrika antara lain Don Hasman (Wartawan Mutiara).&lt;br /&gt;Kompetisi panjat tebing pertama di dunia diselenggarakan di Uni Soviet, di tebing alam, dan sempat ditayangkan juga oteh TVRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1987&lt;br /&gt;Empat Anggota Ekspedisi Aranyacala Universitas Trisakti tewas diserang Gerombolan Pengacau Irian dalam perjalanan menuju Jayawaijaya.&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanadri menyelesaikan pemanjatan Tebing Batu Unta di Kalimantan Barat. Kelompok Trupala memanjat tebing Bukit Gajah di Jawa Tengah. Sepikul di Jawa Timur disantap Skygers.&lt;br /&gt;Beberapa ekspedisi dan pendaki Indonesia dikirimkan keluar negeri. Mapala Ul ke Puncak Chimborazo (6267 m)dan Cayambe (gagal) di Pegunungan Andes, Amerika Selatan.&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanita Indonesia Mendaki Himalaya ke lmja Tse, Himalaya, hampir bersamaan dengan dua anggota Ekspedisi Jayagiri Saddle Marathon yang sedianya berambisi memanggul sepeda ke puncak namun terhadang birokrasi Nepal. Di Afrika, ekspedisi sepeda ini berhasil mencapal puncak tertingginya, Kilimanjaro (5895 m) dan Mount Kenya (5199 m, tanpa sepeda).&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanadri gagal mencapai Puncak Vasuki Parbat (6792 m) di Garhwal Himalaya, India.&lt;br /&gt;Lomba panjat tebing pertama di Indonesia dilaksanakan di tebing pantai Jimbaran di Ball.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1988&lt;br /&gt;Dinding panjat buat pertama kali diperkenalkan di Indonesia, dibawa oleh 4 atlet pemanjat Prancis yang diundang atas kerjasama Kantor Menpora dengan Kedubes Perancis di Jakarta. Mereka juga sempat memberikan ilmu lewat kursus singkat kepada pemanjat-pemanjat kita. Bersamaan, lahir Federasi Panjat Gunung &amp; Tebing Indonesia, diketuai Harry Suliztiarto.&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya disusun rangkaian kejuaraan untuk memperebutkan Piala Dunia Panjat Dinding yang direstui dan diawasi langsung oleh UIAA (badan Internasional yang membawahi federasi-federasi panjat tebing dan pendaki gunung), diawali dengan kejuaraan di Snowbird, Utah, AS.&lt;br /&gt;Ekspedisi panjat tebing pertama yang dilakukan sepenuhnya oleh wanita, Ekspedisi Putri Parang Aranyacala, Tower III. Sedangkan kelompok putranya memanjat Tebing Gunung Kembar di Citeureup, Bogor.&lt;br /&gt;Ekspedisi UKL Unpad Bandung di Batu Unta, Kalbar, kehilangan satu anggotanya, Yanto Martogi Sitanggang jatuh bebas. Speed climbing pertama di Indonesia dilakukan oleh Sandy &amp; Jati, di dinding utara Parang, 3 jam. Sekaligus merupakan pemanjatan big wall pertama tanpa menggunakan alat pengaman sama sekali, keduanya hanya dihubungkan dengan tali.&lt;br /&gt;Lomba panjat ‘tebing buatan’ pertama dilakukan di Bandung, mengambil dinding gardu listrik.&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanadri berhasil menempatkan 3 pendakinya di Puncak Pumori (7145 m) di Himalaya, Nepal, disusul pasangan Hendricus Mutter dan Vera dari Jayagiri mendaki Imja Tse (6189 m), tanpa bantuan sherpa.&lt;br /&gt;Lalu di Alpen, Ekspedisi Jayagiri Speed Climbing gagal memenuhi target waktu 2 hari pemanjatan dinding utara Eiger, mulur menjadi 5 hari. Sedangkan ekspedisi dari Pataga Jakarta berhasil menciptakan lintasan baru di dinding yang sama.&lt;br /&gt;Di Yosemite, AS, Sandy Febyanto dan Jati Pranoto dari Jayagiri memanjat Tebing Half Dome (gagal memecahkan retor John Bachar &amp; Peter Croft 4,5 jam) dan Tebing El Capitan (gagal memecahkan rekor 10,5 jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1989&lt;br /&gt;Awal tahun dunia panjat tebing Indonesia merunduk dilanda musibah, gugurnya salah satu pemanjat terbaik Indonesia, Sandy Febyanto, jatuh di Tebing Pawon, Citatah. Tapi tak lama, semangat almarhum seolah justru menyebar ke segala penjuru, memacu pencetakan prestasi panjat tebing di Bumi Pertiwi ini.&lt;br /&gt;Tim Panjat Tebing Yogyakrta/TPTY melakukan ekspedisi ke Dinding Utara Carstensz tetapi gagal mencapai puncak secara direct, namun jalur normal Carstensz berhasil dipanjat sebelumnya.&lt;br /&gt;Kembali kawasan Citeureup dirambah anak Aranyacala, kali ini Tebing Rungking.&lt;br /&gt;Arek-arek Young Pioneer dari Malang memanjat tebing Gajah Mungkur di seputaran dalam kawah Gunung Kelud. Kemudian tim Jayagiri dalam persiapannya ke Lhotse Shar di Nepal, mematok target memanjati semua pucuk-pucuk tebing sekeliling kawah Kelud tadi, tapi tak berhasil. Ekspedisi Lhotse Shar itu sendiri batal berangkat.&lt;br /&gt;Tebing Uluwatu dipanjat ekspedisi putri yang kedua, dari Mahitala Unpar.&lt;br /&gt;Kelompok MEGA Universitas Terumanegara melakukan Ekspedisi Marathon Panjat Tebing, beruntun di tebing-tebing Citatah, Parang, Gajah Mungkur, dan berakhir di Uluwatu, dalam waktu hampir sebulan, marathon panjat tebing pertama di Indonesia. Ekspedisi Putri Lipstick Aranyacala dia Bambapuang, tapi musibah menimpa sebelum puncak tergapai. Ali Irfan Batubara, fotografer tim, tewas tergelincir dari ketinggian.&lt;br /&gt;Tahun ini tercatat tak kurang dari sepuluh kejuaraan panjat dinding diselenggarakan di Indonesia. Beberapa yang besar antara lain di Universitas Parahyangan Bandung, Universitas Trisakti Jakarta, ISTN Jakarta, di Markas Kopassus Grup I Serang, dua kali oleh Trupala SMA-6 (di Balai Sidang dan Ancol), lalu SMA 70 Bulungan Jakarta, kelompok KAPA FT Ul, Geologi ITB.&lt;br /&gt;Mapala Ul bikin 2 ekspedisi, Mount Cook (3764 m) di Selandia Baru dan Puncak McKinley (6149 m) di Alaska. Empat anggota Wanadri mengikuti kursus pendakian gunung es di Rainier Mountaineering Institute di AS, dilanjutkan dengan bergabung dengan ekspedisi AS ke Kangchenjunga di Himalaya.&lt;br /&gt;Di Alpen, Ekspedisi Wanita Alpen Indonesia berhasil pula merampungkan misinya, mendaki 5 puncak tertinggi di 5 negara Eropa, Mont Blanc (4807m, Perancis), Grand Paradiso (4601 m, Italia), Marts Rosa (4634 m, Swiss), Grossgiockner (3978 m, Austria) dan Zugsptee (2964 m, Jerman Barat).&lt;br /&gt;Akhir tahun ini ditutup dengan gebrakan Budi Cahyono melakukan pemanjatan solo di Tower III Tebing Parang. Artificial solo climbing pada big wall yang pertama di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1991&lt;br /&gt;Aryati menjadi wanita Asia pertama yang berhasil menjejakkan kakinya di Puncak Annapurna IV, Himalaya, pada Ekspedisi Annapurna Putri Patria Indonesia.&lt;br /&gt;Tim Srikandi Tim Panjat Tebing Yogyakarta (6 orang) membuat jalur di Bukit Tanggul, Tulung Agung, Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1992&lt;br /&gt;Dunia petualangan Indonesia kembali berduka karena kehilangan dua orang terbaiknya, Norman Edwin dan Didiek Syamsu, anggota Mapala UI tewas di terjang badai di Gunung Aconcagua, Argentina.&lt;br /&gt;Ekspedisi Pemanjat Putri Indonesia menjejakkan kakinya di Puncak Tebing Cima Ovest, Tre Cime, Italia.&lt;br /&gt;Ekspedisi Putri Khatulistiwa Tim Panjat Tebing Yogyakarta memanjat dinding utara Bukit Kelam, Sintang, Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1996&lt;br /&gt;Clara Sumarwati membuat kontroversi dalam pendakiannya di Everest, puncak tertinggi di Pegunungan Himalaya pada tanggal 26 September 1996. Banyak pihak di Indonesia yang meragukan bahwa kedua kakinya telah menjejak puncak tertinggi di dunia itu. Tetapi berdasarkan data dari Adventure Stats.com pada bulan Januari 2002 nama Clara Sumarwati telah tercatat sebagai pendaki Everest ke 836.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pratu Asmujiono menyusul Clara menjejakkan kakinya di Puncak Everest pada tanggal 26 April. Menurut catatan Adventure Stats.com, ia merupakan orang yang ke 851. Asmujiono berangkat bersama tim Ekpedisi Everest Indonesia yang merupakan gabungan anggota Kopassus dan pendaki sipil lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(GS,Bahan: katalog LPDN, berbagai sumber).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-7751719010320342135?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/7751719010320342135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/sejarah-pendakian-gunung-dan-panjat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/7751719010320342135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/7751719010320342135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/sejarah-pendakian-gunung-dan-panjat.html' title='Sejarah Pendakian Gunung dan Panjat Tebing di Indonesia'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-1114604322106634685</id><published>2010-04-14T19:52:00.001+07:00</published><updated>2010-04-14T19:53:57.763+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>TEKNIK SURVIVAL HUTAN II</title><content type='html'>BIVAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tempat Tinggal/Perlindungan Sementara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat perlindungan sementara yang memenuhi syarat bisa melindungi diri dari hujan, panas, serangga, binatang atauuntuk kebutuhan lain misalnya : posko komunikasi, perbekalan. Maka pembuatannya berdasarkan kebutuhan, namun harus memenuhi syarat pokok dari segi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kesehatan&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Teknis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Maksud dari segi kesehatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ada sumber air untuk minum atau masak pada jarak dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mudah mengalirkan air kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tanah mudah menyerap air/lekas kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tanah tidak berbau atau beruap. Contoh : kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Maksud dari segi teknis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dekat sumber bahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dekat kayu baker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tujuan syarat pokok adalah agar pendirian bivak cepat dan tepat untuk keperluan tugas. Sedang lokasi yang memenuhi syarat adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Daerah ketinggian, bukan disungai kering.&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Jangan dibawah pohon dengan ranting lapuk.&lt;br /&gt;   3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Jangan dibawah atau diatas tebing.&lt;br /&gt;   4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Jangan menghadap arah angin.&lt;br /&gt;   5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Tidak dilewati binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis/macam tempat perlindungan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Alam.&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Sementara.&lt;br /&gt;   3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Semi permanent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang pembuatan bivak dipengaruhi oleh bahan yang tersedia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yang ada di alam, misal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            kayu/ranting untuk tiang&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            sulur rotan/ijuk aren untuk tali&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            macam-macam daun : nipah, pala, aren, pisang hutan, kelapa, lang-alang, talas dan lainnya untuk atap atau dinding&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Bahan yang sudah dipersiapkan, misal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            ponco/jas hujan&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            plastik besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bentuknya pun mengacu pada maksud tempat berlindung dibuat yaitu : segitiga, setengah lingkaran, segi empat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat Perlindungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Alam : contoh yang lazim ialah ceruk-ceruk atau goa, pohon.&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Sementara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. dengan ponco : - bisa bentuk miring atau tenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- atap lebih rendah membuat suhu didalamnya lebih hangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. dengan bahan-bahan ysng tersedia di alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Semi Permanen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan kerangka, mempunyai dinding dan pintu untuk keluar masuk. Contoh : gubug, tenda/dome.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk daerah yang banyak binatang buas, jarak lantai dari tanah minimal 3 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMBUAT API&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlunya api pada kondisi darurat karena peranannya sebagai penghangat, isyarat, memasak, merebus air, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsure pembentuk perapian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Penyala : kayu kecil, serbuk kayu lapuk, ranting pinus, kulit palmae, lumut kering&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Pembakar : kayu mati, dahan kering, rumput, kotoran binatang kering, lemak hewan, arang, gambut.&lt;br /&gt;   3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Api :&lt;br /&gt;         1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Korek api yang baik.&lt;br /&gt;         2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Bila tanpa korek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            lensa kamera, lensa teropong (binocular) dengan memfokuskan cahaya matahari pada obyek yang dibakar.&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Batu api bila ada.&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Gesekan-gesekan bambu kering sampai panas sekali dan timbul bara, dalam keadaan darurat cara ini adalh yang paling mudah dikerjakan dan hasilnya paling optimal.&lt;br /&gt;          *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGETAHUAN PISAU DAN KAMPAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pisau Rimba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan pisau rimba harus dengan cara benar dan tepat dalam melintasi hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian yang tepat adalah pengambilan kecepatan dan sudut parang tertentu untuk memperoleh hasil yang baik dan tidak terlalu berat. Kecepatan maksimum diperoleh dengan memegang pisau rimba kuat-kuat dengan ibu jari dan 2 jari lain terlepas, lalu diayun seperti cemeti dengan pergelangan tangan dan ibu jari dan sesaat sebelum kena sasaran dua jari lain yang longgar dieratkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut yang baik untuk menebas adalah 45 derajat. Sudut kecil akan menyerempet sehingga membahayakan orang disekitar dan si penebang. Dengan sudut besar pisau akan mental. Miringkan tebasan menjauhi badan dan tidak tegak lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Bila perlu dipertajam, asahlah bagian yang tajam sampai tipis debgan batu licin atau gerenda dan jangan sampai pisau panas agar mata pisau tajamnya tidak berkurang.&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Biasakan diberi oli tebal bila tidak dipakai.&lt;br /&gt;   3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Pegangan harus rata agar tidak melepuhkan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Sudut pegangan kampak bila untuk memotong kayu adalah 45 derajat, bukan mendatar.&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Untuk memotong dahan adalah dari batang kearah pucuk pohon dan bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;   3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Pengayunan yang tepat akan memberi kekuatan dan memotong dengan beberapa kali pukul lebih dari sekali pukul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan perawatan pisau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JERAT DAN PERANGKAP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah tali Bantu untuk menghubungkan/menarik benda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bebarapa macam yang bisa digunakan untuk perangkap dan jerat binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Jerat yang mematikan&lt;br /&gt;         1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Jerat mengikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme kerja adalah menjerat leher/jalan nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyeknya : binatang buas seperti babi hutan, kera, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Jerat tusuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme kerja seperti anak panah dengan arah tusukan muka, lambung, atau dari atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa berwujud jebakan lubang atau tusukan benda runcing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek : binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Jerat pukul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme kerja adalh memukul/menindas obyek dengan benda berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek : binatang buas besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Jerat/perangkap hidup&lt;br /&gt;         1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Jerat mengikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme seperti jerat 1.a tapi tidak mematikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek : rusa, menjangan, ayam hutan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Perangkap kurungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme adalah bila binatang masuk kurungan akan tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek : sam seperti 2.a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Perangkap getah.&lt;br /&gt;         4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Perangkap jaring untuk burung atau kelelawar.&lt;br /&gt;         5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Pancing untuk binatang/ikan.&lt;br /&gt;         6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Perangkap khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;misal : kelapa berlubang untuk monyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ortuku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota WAPEALA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen FKM, Kedokteran dan Elektro Universitas Diponegoro yang telah ngasih ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen-temen mapala se Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam yang telah memberiku kekuatan dan pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Someone in my heart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar pustaka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Materi pada saat aku belum jadi anggota WAPEALA UNDIP.&lt;br /&gt;   2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Sharing sama anak FKM undip, Kedokteran undip, dan antar mapala di Indonesia.&lt;br /&gt;   3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Diktat materi SAR WAPEALA UNDIP.&lt;br /&gt;   4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Ilmu-ilmu yang pernah aku terapkan dilapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-1114604322106634685?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/1114604322106634685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/teknik-survival-hutan-ii.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/1114604322106634685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/1114604322106634685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/teknik-survival-hutan-ii.html' title='TEKNIK SURVIVAL HUTAN II'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-3946404509927382845</id><published>2010-04-14T19:49:00.000+07:00</published><updated>2010-04-14T19:51:57.736+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>TEKNIK SURVIVAL HUTAN (1)</title><content type='html'>TEKNIK SURVIVAL HUTAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik survival adalah bagian dari THAB yang mempunyai pokok bahasan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. PERSIAPAN PERJALANAN DAN KESEHATAN PERJALANAN.&lt;br /&gt;   2. BOTANI DAN ZOOLOGI PRAKTIS.&lt;br /&gt;   3. PIONEERING, meliputi :         navigasi, mountaineering, tali temali/jerat, pengetahuan medan, bivak, mencari air, membuat api, komunikasi lapangan, membaca jejak, manaksir jarak dan ketinggian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun penerapannya dipengaruhi oleh faktor-faktor :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Subyektif (jasmani rohani).&lt;br /&gt;   2. Proses pelaksanaannya.&lt;br /&gt;   3. Obyektif (kondisi lingkungan/medan).&lt;br /&gt;   4. Faktor pendukung (sarana danprasarana kegiatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi umum :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survival itu apa yach? Ada yang tau ga’? yup betul survival adalah suatu usaha dalam keadaan darurat alias kepepet untuk mempertahankan diri dari ancaman lingkungan agar terus dapat mempertahankan hidup dan melanjutkan kegiatan/tugas yang sedang dilaksanakannya. Intinya berusaha untuk hidup dengan kondisi apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi khusus :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para petugas SAR, survival adalah usaha dalam keadaan terbatas untuk mengolah kebutuhan pendukung SAR secara maksimal dengan memanfaatkan factor alam yang ada disekitarnya sehingga kegiatan operasi SAR masih terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan darurat/terbatas ini meliputi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Kesehatan jasmani dan rohani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh  : tegangan emosi, ketakutan, kesepian, tertekan, putus asa, putus cinta (yee….) dan terasing, kecelakaan, luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Tersesat.&lt;br /&gt;   3. Kondisi medan yang berat.&lt;br /&gt;   4. Terbatasnya perlengkapan.&lt;br /&gt;   5. Bahan makanan terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi memang teknik survival hutan perlu disegarkan kembali agar permasalahan yang kurang dalam hal kemampuan, pengetahuan dan perlengkapan bisa diatasi dengan perencanaan, persiapan dan latihan sehingga dalam praktek yang sesungguhnya tidak menjadi persoalan baru yang lain selain operasi SAR itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahasan ruang lingkup dibatasi, meliputi pemahaman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.  Mampu mempraktekkan pengetahuan yang sesuai untuk kegiatan/tugas yang dikerjakan.&lt;br /&gt;   2. Pengembangan teknis dan system pengelolaan survival.&lt;br /&gt;   3. Peralatan survival yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prakteknya semua keadaan darurat yang terjadi dalam mengatasinya melalui tahap/tindakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Menilai kesehatan secara keseluruhan dari tim.&lt;br /&gt;   2. Melakukan komunakasi bila mungkin, agar keadaan darurat tidak berlarut-larut dan yang sakit dapat segera ditolong.&lt;br /&gt;   3. Membuat perlindungan sementara dan perlengkapannya.&lt;br /&gt;   4. Istirahat untuk mengembalikan kondisi.&lt;br /&gt;   5. Evaluasi :          - menilai permasalahan yang sudah, sedang dan akan terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- mencari sebab timbulnya keadaan darurat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- penentuan lokasi untuk pengelolaan keadaan darurat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- menyusun daftar makanan, air dan alat yang masih tersisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- membagi tugas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kondisi manusia dapat hidup tanpa air dalam keadaan tubuh sehat maksimal selama empat hari. Akan mati 8-12 hari. Apa benar?kalau ga’ percaya buktikan sendiri.OK!. Bila ada air tetapi tak ada makanan, orang akan bertahan selama 3 minggu. Sedang kebutuhan dasar air pada manusia minimal 2,5 liter perhari. Naik turunnya kebutuhan air tergantung pada aktivitas kegiatan dan makanan yang dimakan, juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca atau alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat Mutu Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air yang dikonsumsi manusia ideal harus memenuhi syarat sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Syarat Fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berbau, tak berasa, tak berwarna dan sejuk (dibawah suhu sekitar), jernih (kekeruhan 1mg/liter SiO2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Syarat Bakteriologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Angka kuman 1 cc kurang dari 100 cc air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Bakteri coli tak ada dalam 100 cc air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Syarat Chemis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Zat yang ada kurang dari 100 mg/liter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Zat organic kurang dari 10 mg/liter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Mengandung fluor dan yodium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Tak boleh mengandung gas H2S, NH4, NO3 kurang dari 20 mg/liter, NO2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam praktek, persyaratan diatas yang paling mudah dipenuhi adalah syarat fisik, kemudian air dimasak (melalui proses penjernihan dan sterilisasi dengan obat), air langsung dapat diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macam Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutu tingkat air dimulai dari kandungan zat-zat didalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Air terkontaminasi (CONTAMINATED WATER)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu air yang mengandung racun, unsur kimia biologi, radiology (kibira) atau jasad renik yang dapat menimbulkan sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Air kotor terpolusi (POLLUTED WATER)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu air yang mengandung bahan sampah, Lumpur atau limbah. Tak bisa dipakai karena tidak memenuhi syarat fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Air yang dapat dipakai (PORTABLE WATER)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu air yang bebas kibira, racun dan organisme. Walau rasa kurang enak, sesudah dimasak bisa diminum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Air nyaman (PALATABLE WATER)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu air yang enak dan segar diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjernihan Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya air menjadi “palatable water” tahap-tahapnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Sedimentasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu air didiamkan sampai kotoran mengendap sendiri atau dicampur AlOH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Koagulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu pengendapan melalui zat kimia. Untuk bahan alkali sama dengan FCl2, NH4. non alkali sama dengan Na2SO4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Filtrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu untuk menjernihkan air dengan pasir atau saringan diatomis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Sterilisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu untuk membunuh organisme penyebab penyakit, cara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Delapan tetes yodium tinetur 2,5%/liter  air selama 10 menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         KMnO4 (kalium permanganate)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Tablet halozone (untuk penjernih air)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Dicampur serbuk biji kelor 200mg/liter lalu diendapkan selama ½ jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Untuk penghilang bau, warna, racun, adalh dengan karbon aktif seperti : norit, aqua nuchar, hidro darco&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Air yang tidak perlu dimurnikan/palatable water&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Air bron/mata air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Air sumur, waduk, sungai, telaga, air hujan, mata air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Air dari tanaman :         * kelapa, kaktus dipotong diperas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* liana/rotan dengan memotong dekat tanah ditampung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* palmae diambil niranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ruas bambu, bonggol pisang, lumut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-     Air tampungan dari embun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Air yang dimurnikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Air berlumpur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Air yang tidak memenuhi syarat fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencarian Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pada tanah berbatu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Cari mata air pada daerah karst&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Dari saluran air pada dinding lembah yang memotong lapisan berpori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Pada daerah granit cari pinggir bukit  berumput paling hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Pada tanah gembur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Cari pada daerah lembah atau lereng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Kadang terdapat genangan kecil, air harus disterilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Di pegunungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Digali bekas aliran sungai pada kelokan sebelah luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Pada hutan lumut, ambil lumut lalu peras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Dari tumbuh-tumbuhan.&lt;br /&gt;   5. Menampung embun.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-3946404509927382845?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/3946404509927382845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/teknik-survival-hutan-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/3946404509927382845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/3946404509927382845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/teknik-survival-hutan-1.html' title='TEKNIK SURVIVAL HUTAN (1)'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-3993294300711940037</id><published>2010-04-14T15:10:00.000+07:00</published><updated>2010-04-14T15:14:15.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Rahasia Kekuatan Bawah Sadar</title><content type='html'>Manusia memiliki satu pikiran, dengan dua lingkup: pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Bedanya, pikiran sadar mampu menalar, membandingkan baik dan buruk, benar dan salah, positif dan negatif. Adapun pikiran bahwa sadar tidak menalar mana yang positif dan mana yang negatif, mana yang benar dan mana yang salah. Dan pikiran bawah sadar, menurut penulis buku ini, Joseph Murphy, memiliki kekuatan yang luar biasa, yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai tujuan. ”Dalam pikiran bawah sadar Anda terletak kebijaksanaan tak terbatas, kekuatan tak terbatas, dan persediaan tak terbatas dari segala kebutuhan Anda, yang menunggu dikembangkan dan diungkapkan,” tulis Murphy (hlm 3).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Antara dua lingkup pikiran tadi memiliki kaitan yang erat. Pikiran sadar memberikan perintah, baik sadar maupun tidak, kepada pikiran bawah sadar. Ketika seseorang berpikir, ”Saya bisa mencapai itu,” berarti pikiran itu perintah kepada pikiran bawah sadar. Begitu pula saat seseorang berpikir, ”Ah, saya tak mungkin bisa,” itu artinya instruksi kepada pikiran bawah sadar untuk melaksanakannya. Dan pada saat instruksi itu datang, pikiran bahwa sadar langsung bekerja tanpa perlu membuktikannya, dan tanpa mengenal waktu, bahkan saat kita sedang tidur pulas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berpikir positif, pikiran bawah sadar langsung bereaksi untuk melaksanakan gagasan positif tadi. Murphy memberi contoh, pada saat seseorang memikirkan tentang kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, dan kekayaan, maka pikiran bawah sadar menerima gagasan itu dan bekerja untuk mewujudkannya. Sebaliknya, ketika seseorang berpikir negatif, seperti ketidakberdayaan, ketidakmampuan melakukan sesuatu, maka pikiran bawah sadar pun bekerja mewujudkan ide atau kesan negatif tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sifat iri terhadap kebahagiaan seseorang justru akan menghalangi kita untuk mendapatkan kebahagiaan. Murphy memberi contoh, saat kita tidak suka orang lain memiliki deposito begitu banyak dalam rekeningnya, sementara kita hanya bisa menabung sedikit demi sedikit, berarti kita telah menempatkan diri kita ke posisi yang sangat negatif; ”karena itu, kekayaan mengalir dari kita, bukan ke kita.” (hlm 119). Untuk menetralisir pikiran negatif itu, Murphy menyarankan agar kita menyatakan langsung kepada diri sendiri bahwa kita mendoakan orang itu agar kekayaannya makin berlimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa saja tujuan memberdayakan pikiran bawah sadar? Yang paling sederhana adalah untuk mengatasi sugesti rasa takut, cemas, dan sebagainya. Tujuan lain adalah untuk penyembuhan mental, bahkan untuk penyembuhan penyakit fisik. Bagaimana kalau untuk kekayaan? Pikiran bawah sadar bisa dimanfaatkan untuk meraih kekayaan! Bagaimana tekniknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda hendak tidur di malam hari, Murphy menyarankan untuk mempraktikkan teknik: mengulangi kata-kata ”kekayaan” dengan tenang, santai dan penuh perasaan. Dalam kaitan ini, sang penulis buku ini menekankan antara lain: Pikiran sadar dan pikiran bawah sadar harus sepakat untuk menegaskan gagasan dominan tentang kekayaan, bukan kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa pendapatnya tentang kerja keras untuk memperoleh kekayaan. Murphy berpendapat bahwa mencoba mengumpulkan kekayaan dengan cucuran keringat dan kerja membanting tulang adalah salah satu cara untuk menjadi orang terkaya dalam kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik lain melatih pikiran bawah sadar adalah memaafkan, yang penting untuk penyembuhan. Jengkel bahkan sampai mengutuk orang lain apalagi memusuhinya bisa menimbulkan berbagai penyakit. Teknik memaafkan yang diuraikan Murphy adalah sebagai berikut: Tenangkan pikiran, bersikap rileks, dan biarkan semua terjadi. Lalu, katakan, ”Saya bebaskan setiap orang dan semua orang yang pernah menyakiti hatiku, dan saya berdoa minta kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, dan segala berkah hidup bagi setiap orang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang versi Indonesia diterbitkan oleh Spektrum, Jakarta, 1997, dan dialihbahasakan oleh B. Dicky Soetadi ini patut dibaca oleh siapa saja yang ingin melatih berpikir positif untuk mewujudkan keinginan-keinginan yang baik demi kehidupan yang lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-3993294300711940037?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/3993294300711940037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/rahasia-kekuatan-bawah-sadar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/3993294300711940037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/3993294300711940037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/rahasia-kekuatan-bawah-sadar.html' title='Rahasia Kekuatan Bawah Sadar'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-4512654701800366976</id><published>2010-04-14T14:56:00.002+07:00</published><updated>2010-04-14T14:57:44.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Sisi Lain Anak Jalanan</title><content type='html'>Pernahkan terlintas di pikiran Anda, Lebih hebat manakah kita dengan anak jalanan / pengamen? Apakah kita yang lebih hebat? Bagi Anda yang menjawab demikian Anda SALAH BESAR …tahukah apa yang membuat comment kita tersebut salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bila kita melihat orang jalanan / pengamen yang selalu yang ada di benak kita adalah anak kita yang kotor, kumuh, dan nakal. Memang semua itu benar, tapi ada suatu hal yang lebih berharga di balik semua itu. Anak jalanan /pengamen mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki. Apa keistimewaannya?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan hanya untuk 1 tujuan yaitu mencari uang untuk hidup 1 hari. walaupun yang didapat sedikit namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Namun bagaimana dengan kita? Kita tidak tiap hari merasakan kekejaman dunia, hanya pada waktu tertentu saja namun lebih parahnya kita selalu gampang berputus asa bila mengalami kegagalan dan yang lebih parahnya lagi kita tidak pernah mensyukuri apa yang kita punyai saat ini. Sekarang lebih hebat manakah ?kita atu anak jalanan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Sartika Setiyowati  &lt;sartika_bilqis31@xxxxx&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-4512654701800366976?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/4512654701800366976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/sisi-lain-anak-jalanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/4512654701800366976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/4512654701800366976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/sisi-lain-anak-jalanan.html' title='Sisi Lain Anak Jalanan'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-8505928525150390994</id><published>2010-04-05T15:35:00.005+07:00</published><updated>2010-04-14T14:34:45.096+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alam'/><title type='text'>Hutan Mangrove sebagai Tujuan Wisata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7mhlM6envI/AAAAAAAAABQ/2u3BrLE82ZI/s1600/mangrove.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 217px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7mhlM6envI/AAAAAAAAABQ/2u3BrLE82ZI/s320/mangrove.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456570084029800178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2003, hutan bakau/mangrove di Indonesia yang mengalami kerusakan sekitar 68 persen, atau 5,9 juta hektar, dari luas keseluruhan 8,6 juta hektar (baca di sini dan juga di sini). Rusaknya hutan bakau lebih banyak disebabkan oleh ulah tangan manusia sendiri. Dengan berbagai macam alasan, penebangan hutan bakau terus berlanjut. Padahal, hutan bakau sangat cocok sebagai pelindung di kawasan pantai yang berlumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperbaiki kondisi ini, diperlukan perubahan sikap dan persepsi masyarakat. Pasalnya, selain berfungsi menjaga daratan pantai berlumpur dari gerusan ombak, peredam gelombang (baca di sini) dan tempat hidup dan berbiaknya biota laut (baca di sini), kawasan hutan bakau juga berpotensi dikembangkan sebagai wisata alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wisata alam? apa yang indah di lihat di kawasan hutan mangrove? Tak percaya?? Sebenarnya berwisata di kerumunan hutan bakau adalah suatu pengalaman petualangan yang tak terlupakan (baca di sini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan di bawah ini adalah pengalaman saya sekitar tahun 2003, saat berkunjung dan berwisata “blusukan” di tengah kawasan hutan bakau di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, yang termasuk dalam kawasan hutan konservasi di Propinsi Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan mangrove di Bali tersebar di beberapa lokasi pada areal seluas 3067,71 Ha, terdiri dari 2177,5 Ha berada dalam kawasan hutan dan 890,21 Ha di luar kawasan hutan. Tiga lokasi terluas dimana terdapat hutan mangrove adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai (1373,5 Ha), Nusa Lembongan (202 Ha), dan Taman Nasional Bali Barat (602 Ha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan hutan mangrove akibat perubahan fungsi hutan menjadi tambak dan penebangan kayu yang berlebihan terus terjadi dan semakin parah dari tahun ke tahun. Untuk mengurangi tingkat kerusakannya, Departemen Kehutanan melalui Proyek Pengembangan Pengelolaan Hutan Mangrove Lestari dibantu JICA melaksanakan proyek pada tanggal 4 Nopember 1992 s/d tahun 1999. Tujuannya adalah untuk melaksanakan investasi guna mendukung kegiatan reboisasi dan pengelolaan hutan mangrove berkelanjutan. Hasilnya adalah rehabilitasi hutan mangrove seluas 253 Ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek ini dilanjutkan dengan proyek lanjutan sebagai sarana pendistribusian hasil proyek terdahulu kepada masyarakat dengan memperkuat sistem penyuluhan dan pengelolaan hutan mangrove secara lestari, pada tanggal 15 Mei 2001 dan direncanakan berakhir tanggal 14 Mei 2004 dengan nama Proyek Pusat Informasi Mangrove (Mangrove Information Center/MIC).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7miHMXvnlI/AAAAAAAAABY/NlXQ_u-VWo4/s1600/mangrove-trail.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7miHMXvnlI/AAAAAAAAABY/NlXQ_u-VWo4/s320/mangrove-trail.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456570667999665746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Denah dan rute jembatan kayu Tahura Ngurah Rai&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7minMAdD4I/AAAAAAAAABg/yEGwd2hedG0/s1600/mangrove-tahura-bali.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 194px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7minMAdD4I/AAAAAAAAABg/yEGwd2hedG0/s320/mangrove-tahura-bali.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456571217657794434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jembatan kayu (trail) di Tahura Ngurah Rai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor MIC berada di tengah kawasan Tahura Ngurah Rai, mempunyai areal persemaian (nursery) seluas 7700 m2 dengan fasilitas jembatan kayu (trail), pondok peristirahatan (hut), dan geladak terapung (floating deck), dengan 13 jenis mangrove mayor, 9 jenis mangrove minor, dan 28 jenis mangrove associates. Selain itu terdapat 62 jenis burung, 32 jenis crustacean, dan 10 jenis reptil terdapat di Tahura ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik habitat hutan mangrove, adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Umumnya tumbuh pada daerah pasang surut yang jenis tanahnya berlumpur, berlempung, atau berpasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Tergenang air laut secara berkala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Menerima pasokan air tawar yang cukup dari darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Terlindung dari gelombang besar dan arus pasut yang kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;      Air bersalinitas payau (2 – 22 permil) hingga asin (38 permil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun manfaat dan fungsi mangrove, adalah sebagai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Peredam gelombang dan angin, pelindung dari abrasi, penahan intrusi air laut ke darat, penahan lumpur dan perangkap sedimen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Penghasil sejumlah besar detritus (hara) bagi plankton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Daerah asuhan (nursery grounds), tempat mencari makan (feeding grounds), dan daerah pemijahan (spawning grounds) berbagai jenis ikan, udang, dan biota laut lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Penghasil kayu konstruksi, kayu bakar, bahan baku arang, dan bahan baku kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pemasok larva (nener) ikan, udang, dan biota laut lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Habitat bagi beberapa satwa liar, seperti burung, reptil, dan mamalia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tempat wisata.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-8505928525150390994?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/8505928525150390994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/hutan-mangrove-sebagai-tujuan-wisata.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/8505928525150390994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/8505928525150390994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/hutan-mangrove-sebagai-tujuan-wisata.html' title='Hutan Mangrove sebagai Tujuan Wisata'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7mhlM6envI/AAAAAAAAABQ/2u3BrLE82ZI/s72-c/mangrove.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-5976890189610725247</id><published>2010-04-05T15:27:00.003+07:00</published><updated>2010-04-05T15:31:09.680+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alam'/><title type='text'>Air terjun Dlundung, Trawas, Mojokerto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7mfosQd5YI/AAAAAAAAABI/TOJFzTfST_A/s1600/dlundung.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7mfosQd5YI/AAAAAAAAABI/TOJFzTfST_A/s320/dlundung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456567944959878530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7mfQiyKkpI/AAAAAAAAABA/GcwUrMjXKZY/s1600/P2050059.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7mfQiyKkpI/AAAAAAAAABA/GcwUrMjXKZY/s320/P2050059.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456567530100003474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan beruntung punya banyak objek wisata alam di pegunungan. Ini penting sekali bagi orang Surabaya untuk melepas penat setelah kerja keras selama satu minggu. Tiap akhir pekan banyak orang Surabaya yang rekreasi ke pegunungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghirup udara segar, menikmati alam pegunungan yang sejuk. Maklum, udara di Surabaya sangat panas, bisa tembus 35-37 derajat Celcius pada puncak kemarau. "Akhir pekan kami sekeluarga, kalau gak ada halangan, mesti ke pegunungan," tutur Willy, pengusaha di Surabaya. Naik pegunungan itu bisa berarti Prigen, Tretes, Pacet, Ledok, Pujon, Batu, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu objek pegunungan yang bagus dinikmati adalah air terjun [kerennya: waterfall]. Ada tiga air terjun bertetangga: Kakekbodo, Putuktruno, Dlundung. Nah, Minggu 6 Januari 2007 saya menengok air terjun Dlundung di Trawas, Mojokerto. Ini kali pertama saya ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan relatif bagus. Dari Sidoarjo [macet di Porong karena lumpur lapindo], Pandaan, masuk Raya Trawas, lalu berbelok ke arah Dlundung. Ada papan nama cukup besar. Para tukang ojek siap memberikan petunjuk kalau kita bingung. Sekira dua kilometer dari jalan raya, menanjak, sampailah di pintu gerbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayar karcis Rp 3.500 per orang [termasuk asuransi Rp 100]. Ini retribusi untuk Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Beda dengan Kakekbodo atau Putuktruno [kedua air tejun ini di Kabupaten Pasuruan], kita bisa bawa kendaraan bermotor hingga di depan air terjun. Parkir, lalu jalan kaki sebentar saja sampai. Tak perlu ngos-ngosan macam di Air Terjun Kakekbodo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cipratan air terjun menambah sejuk suasana. Ada sensasi tersendiri. Kita bisa merasakan kebesaran Tuhan, berefleksi, di depan air terjun sekira 50-60 meter itu. Volumenya kecil saja. Suara air yang konstan, menghantam batu-batu gunung, asyik disimak. Di sini tidak begitu ramai karena lokasinya relatif jauh ketimbang Kakekbodo dan Putuktruno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya perhatikan mayoritas pengunjung anak-anak muda. Mereka membawa pasangan [pacar] masing-masing. Bikin acara sendiri-sendiri. Khas anak muda, remaja, yang baru kenal nikmatnya berkasih mesra. "Memang yang datang ke sini umumnya anak-anak muda. Tapi ada juga lho keluarga yang bawa anak-anak," tutur Riyati, pemilik warung. Ibu ini didampingi Lia, anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sampean kok sendiri? Nggak bawa pasangan?" tanya Bu Riyati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maunya sih pacaran, tapi ketuaan," jawab saya sekenanya. Bu Riyati, Lia, dan beberapa pengunjung tertawa lebar. Suasana makin gayeng. Saya pesan mie rebus, teh hangat, untuk sarapan. Lalu, saya bertanya sedikit tentang kondisi wisata alam Dlundung, Trawas, nan alami itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air terjun Dlundung bukanlah objek wisata kemarin sore. Pada era Hindia Belanda lokasi ini sudah sering dikunjungi tuan-tuan dan nyonya-nyonya Belanda untuk rekreasi. Pada 10 Februari 2007, Carolina Lenkiewicz-Andreiessen alias Rieki berkunjung ke rumah Bapak Max Arifin [seniman, tokoh teater Jawa Timur, kini almarhum] dan Ibu Sitti Hadidjah di Mojokerto. Rieki ini anaknya Gerardus Andriessen, arsitek terkenal pada masa penjajahan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerardus membangun banyak gedung bersejarah di Jawa, salah satunya kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya. Rieki kebetulan membawa album kenangan semasa di Jawa Timur. Di antaranya, air terjun Dlundung, Trawas, pada tahun 1934. Hebat benar orang Belanda! Dokumen lama pun masih dirawat dengan sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, kita di Indonesia lemah dalam urusan arsip dan dokumentasi macam ini. Bisa saya pastikan, Pemkab Mojokerto tidak punya foto masa lalu Dlundung atau objek wisata lain di Mojokerto. Harus cari di Belanda dulu! Hehehe.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membandingkan air terjun Dlundung pada 1934 dan 2008 sungguh jauh berbeda. Di foto lawas itu aliran air sangat deras, tebal. Sekarang saya perkirakan tinggal 20 persen saja. Saya bisa bayangkan betapa gemuruhnya air terjun Dlundung pada masa Hindia Belanda. Sekarang gemuruh itu tak ada. Hanya kecipak-kecipak kecil saja. Kalau tidak dijaga baik-baik, hutan gundul, bisa jadi suatu ketika air terjun ini hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir satu jam saya berada di lokasi air terjun Dlundung. Tak banyak yang bisa digali dari objek wisata alam ini karena petugas maupun pedagang di Dlundung tak punya referensi sejarah. "Saya jualan, jam lima sore pulang," kata Ibu Riyati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-5976890189610725247?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/5976890189610725247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/air-terjun-dlundung-trawas-mojokerto.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/5976890189610725247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/5976890189610725247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/air-terjun-dlundung-trawas-mojokerto.html' title='Air terjun Dlundung, Trawas, Mojokerto'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7mfosQd5YI/AAAAAAAAABI/TOJFzTfST_A/s72-c/dlundung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-1199347535233853093</id><published>2010-04-04T23:12:00.002+07:00</published><updated>2010-04-04T23:20:34.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alam'/><title type='text'>gunung pringgondani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7i8GBOXNMI/AAAAAAAAAA4/s72hDSMB2V8/s1600/100-0541.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7i8GBOXNMI/AAAAAAAAAA4/s72hDSMB2V8/s320/100-0541.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456317760153269442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di antara banyak petilasan di Gunung Lawu, ada satu yang akrab di keseharian penduduk Tawangmangu, yakni Pringgondani atau Pringgodani, pertapaan nun jauh di atas gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke Pringgondani masyarakat datang untuk memperoleh kekuatan sekaligus dukungan atas upaya yang sedang mereka lakukan. “Tidak untuk meminta. Kalau kita sudah punya, tapi hanya sedikit, dan berusaha supaya punya lebih banyak, datang ke sana,” demikian kira-kira yang saya tangkap dari ucapan Pak Dasri, penduduk Tawangmangu, yang menyarankan agar kami mengunjungi tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak Pringgondani di Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki. Kali ini benar-benar naik gunung. Pak Wagimin yang mengantar kami mengatakan bahwa hanya butuh waktu setengah jam berjalan kaki dari lokasi parkir sepeda motor, untuk mencapai Pringgondani. Sejak remaja, lelaki 40-an tahun ini sudah sering ke sana. Berangkat usai magrib, dan turun lagi pukul 1 pagi. Tak terbayang bagaimana dinginnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dorongan keingintahuan membawa kami melepaskan diri dari antaran ojek yang luar biasa memudahkan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Lawu, dan kali ini hanya berjalan kaki. Awalnya jalanan masih datar, melewati kebun kol dan kebun cabe rawit. Di tiga perempat tinggi gunung terlihat dua air terjun kecil. Pak Wagimin bilang, kami akan ke pucuk air terjun yang paling atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan datar ternyata pendek saja. Lantas mulailah “tanjakan-tanjakan kesabaran”, berkelok-kelok di antara pohon-pohon pinus, menyusuri lekuk gunung. Melewati pohon yang melengkung membentuk gerbang, tapi tak dijumpai ranting-rantingnya. Hanya batang pohon tertancap, ujung satu di tanah, batangnya melengkung, lantas ujung lainnya menancap di dinding gunung. Ada aroma hio yang kuat tapi tak ditemukan di mana hionya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpapasan dengan orang-orang ramah, tak kenal tapi semua menegur, “Monggo…”. Atau ketika kami duduk istirahat karena napas sudah demikian sesak, seorang ibu membesarkan hati, “Leren, nggih (istirahat, ya)? Saya kalau naik malah bisa sepuluh kali istirahat.” Ibu ini datang ke Pringgondani jauh-jauh dari Klaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah perjalanan, baru ditemui satu warung minum, tempat peziarah sejenak istirahat, minum dan merokok. Di sinilah kami bertemu dengan ibu-ibu dan bapak-bapak, masyarakat setempat, yang jasanya disewa satu keluarga dari Surabaya untuk membawa barang-barang dari lokasi parkir ke Pringgondani. Mereka mulai lagi berjalan setelah tadi istirahat, dan ini sudah putaran kedua! Artinya tadi sudah sampai Pringgondani, turun, dan sekarang naik lagi. Banyak rupanya barang yang harus dibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah entah berapa kali duduk dan menyelonjorkan kaki, akhirnya tampak patung garuda dan prasasti yang jadi pintu masuk petilasan Pringgodani. Dan waktu yang dibutuhkan ternyata bukan setengah jam seperti Pak Wagimin bilang sebelum berangkat tadi, melainkan molor jauh hingga satu seperempat jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sana, keluarga dari Surabaya itu sedang makan siang di warung tak jauh dari petilasan. Memang sudah waktunya makan siang. Hanya ada satu menu makan di warung satu-satunya ini. Mi instan rebus dengan irisan sayur kol. Tak ada menu makanan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemani teh tubruk hangat. Teh hasil bumi Lawu dan diolah sendiri oleh penduduknya ini punya aroma unik. Tak ada tambahan wangi melati, hanya aroma pucuk teh plus aroma hangus yang didapat saat pengolahan. Warung-warung makan di Tawangmangu umumnya tidak mau menggunakan teh lokal karena aroma hangusnya itu, dan lebih suka membeli teh kemasan. Hanya warung di ujung gunung ini yang bertahan menggunakan teh hasil bumi Lawu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama keluarga itu ada pula seorang bikhu dengan jubah warna emas. Namanya Tejapuño, asli Surabaya. Usianya kira-kira 30-an. Mereka sampai di sini juga belum lama, tapi masih tampak segar, tidak seperti kami yang mandi keringat, dan tentu ini mengundang keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan nada tenang Bikhu Tejapuño menjawab, “Orang yang ke sini bertujuan cepat sampai kan memang beda dengan yang ke sini untuk menikmati perjalanan. Mau apa sih cepat-cepat? Apa yang dikejar? Pemandangan sepanjang perjalanan bagus sekali. Lebih baik dinikmati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang biasa jika peziarah menginap di petilasan. Umumnya semalam. Ada ruangan di samping sanggar, tersedia buat yang menginap. Keluarga dari Surabaya itu menginap di satu petak rumah di samping warung makan. Tak ditarik bayaran, kecuali sekadar pengganti biaya makan yang sepenuhnya ditanggung warung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pringgondani bukanlah tempat ibadah agama tertentu. Di masa lalu, di sini pernah hidup tokoh spiritual yang dikeramatkan masyarakat, Eyang Panembahan Kotjo Nagoro (kadang ditulis Ki Ageng Kaca Negara). Masyarakat meyakini Eyang Kaca tak lain adalah Raden Brawijaya, raja terakhir Majapahit, yang memindahkan kerajaannya ke Gunung Lawu setelah Majapahit dikuasai puteranya, Raden Patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada keyakinan unik, yaitu selama berada di petilasan, tidak boleh bercerita mengenai sejarah Pringgondani dan siapa Eyang Kaca, sebutan hormat warga Lawu bagi Ki Ageng Kaca Negara. Pamali. Lina Sulistyowati, petugas petilasan Pringgondani mengatakan, “Kalau di sini, tidak boleh bercerita. Kalau sudah di bawah, baru boleh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petilasan ini berupa rumah ukuran 5 meter x 5 meter yang disebut sanggar. Di terasnya terdapat empat arca prajurit sedang duduk dengan sikap-sikap Buddha. Di dalamnya ada altar bertuliskan “Eyang Panembahan Kotjo Nagoro”. Tertancap payung di atas altar. Di depan altar terdapat bokor untuk menancapkan hio dan anglo. Altar inilah pusat kegiatan di Pringgondani, tempat orang menjalani laku prihatin dan bertapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari selalu ada yang datang, kata Lina, namun Pringgondani paling ramai dikunjungi pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon. Sedangkan pada bulan Suro, tempat ini penuh selama sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai rangkaian laku prihatin adalah berendam di Sendang Gedang, Sendang Temanten, Sendang Kauripan yang letaknya tak jauh dari Pringgondani, dan suhu airnya mencapai 10 derajat Celsius. Tempat yang jauh untuk dijangkau, jalur menanjak yang menguras banyak tenaga, serta suhu dingin, mutlaklah syarat agar datang dalam kondisi tubuh prima. Silvia Galikano&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Dimuat di Jurnal Nasional Minggu, 12 Maret 2009*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-1199347535233853093?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/1199347535233853093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/gunung-pringgondani_04.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/1199347535233853093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/1199347535233853093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/gunung-pringgondani_04.html' title='gunung pringgondani'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7i8GBOXNMI/AAAAAAAAAA4/s72hDSMB2V8/s72-c/100-0541.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-263525666444165603</id><published>2010-04-04T22:53:00.002+07:00</published><updated>2010-04-04T22:56:16.307+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial photoshop'/><title type='text'>Efek Blur pada Sebagian Gambar</title><content type='html'>Tutorial Photoshop kali ini akan melanjutkan efek blur yang sudah dibahas pada post sebelumnya. Pada post yang sebelumnya kita sudah menerapkan efek blur, yang diterapkan pada keseluruhan dari background / seluruh layernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya kita hanya perlu menerapkan efek blur ini pada sebagian dari gambar background saja, sehingga pada layer background ada sisi yang nampak kabur, namun ada juga yang masih nampak jelas.&lt;br /&gt;Langkah menerapkan efek blur pada sebagian gambar dengan Photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 1&lt;br /&gt;Bukalah sebuah gambar dengan Photoshop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar ini diambil dari FreeDigitalPhotos.net.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 2&lt;br /&gt;Buatlah seleksi pada gambar model,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian lakukan Ctrl + J atau bisa juga dengan Edit &gt; Copy dan Edit &gt; Paste.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kemudian kita melakukan langkah seperti pada tutorial yang sebelumnya, maka kita akan mendapati gambar seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar tersebut bagian bawah nampak tidak pas, karena saya memang asal menyeleksi bagian tersebut. Dan jika maksud dari pemberian efek blur ini adalah untuk memberikan bagian yang nampak fokus dan tidak fokus, seharusnya bagian bawah dari model foto tersebut tetap nampak jelas dan tidak kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, setelah gambar diseleksi maka, tidak langsung kita beri efek blur, tapi kita lanjutkan dulu dengan langkah-langkah berikutnya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 3&lt;br /&gt;Duplikat layer background. Caranya dengan memilih layer Background kemudian menekan Ctrl + J, atau menarik nama layer ke arah icon Create a new layer di palet layer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 4&lt;br /&gt;Pada layer Background copy (hasil duplikat layer background), kita beri efek blur. Pilih menu Image &gt; Blur &gt; Gaussian blur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 5&lt;br /&gt;Untuk membuat agar ada sisi yang tetap jelas, maka kita gunakan langkah seperti pada tutorial Menggabung gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik icon Add layer mask (saya tandai dengan lingkaran merah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pilih gradient tool, pilih warna gradient hitam-putih, pilih jenis gradient Linear, dan terapkan gradient tersebut pada gambar (buat arah gradasi seperti pada gambar dibawah ini, bisa mulai titik nomor 1 ke 2, atau sebaliknya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar sudah menjadi kabur sebagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga bisa mencoba-coba dengan jenis gradient yang lain. Selain Linear, bisa juga menggunakan Reflected untuk membuat seperti gambar dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;efek blur sebagian gambar 9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar diatas, efek kabur terjadi pada sebelah atas dan sebelah bawah dari gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba tutorial Photoshop ini. Pada tutorial berikutnya kita coba menerapkan efek blur lagi namun hanya pada sebagian kecil saja pada gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-263525666444165603?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/263525666444165603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/efek-blur-pada-sebagian-gambar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/263525666444165603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/263525666444165603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/efek-blur-pada-sebagian-gambar.html' title='Efek Blur pada Sebagian Gambar'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-7066828674991216929</id><published>2010-04-04T22:44:00.002+07:00</published><updated>2010-04-04T22:48:05.601+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial photoshop'/><title type='text'>Menerapkan Brush Pada Garis Path</title><content type='html'>Melanjutkan tutorial Photoshop yang kemarin tentang Brush. Sekarang kita coba untuk menerapkan sapuan brush pada garis path. Garis path bisa dibuat dari berbagai macam cara, bisa dibuat dengan pen tool, dari bentuk shape, ataupun dari tulisan. Tentang pembuatan garis path dari Pen tool, bisa dibaca pada Membuat seleksi dengan path.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Pada tutorial Photoshop ini, saya membuat garis path melengkung dengan menggunakan &lt;strong&gt;Pen tool&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlIAYV94XKI/AAAAAAAAAtA/86svHxuWyYo/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 274px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlIAYV94XKI/AAAAAAAAAtA/86svHxuWyYo/s400/tutorial_photoshop_brush_path_01.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_01.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355343325110492322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk lebih mempermudah pengerjaan, tampilkanlah dua palet sekaligus, yaitu palet layer dan palet path. Di palet layer saya buat sebuah layer baru yang masih kosong, layer ini akan digunakan untuk gambar sapuan brush. Sedangkan palet path ditampilkan agar lebih mudah memilih path-nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_hckDI7I/AAAAAAAAAs4/DLoFZ5tT43w/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_02.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 365px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_hckDI7I/AAAAAAAAAs4/DLoFZ5tT43w/s400/tutorial_photoshop_brush_path_02.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_02.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342381988389810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian pilih &lt;strong&gt;Brush tool&lt;/strong&gt;, di contoh tutorial ini saya pilih brush jenis &lt;em&gt;Hard Round 9 pixels&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_hGY1_hI/AAAAAAAAAsw/G1M7s8sUxUk/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_03.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 224px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_hGY1_hI/AAAAAAAAAsw/G1M7s8sUxUk/s400/tutorial_photoshop_brush_path_03.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_03.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342376035810834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian pilih &lt;strong&gt;Path Selection tool&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Direct Selection tool&lt;/strong&gt; (sama saja), kemudian klik kanan pada garis path tersebut. Untuk melakukan klik kanan, tidak harus menggunakan tool tersebut, itu hanya kalau klik kanannya pada gambar path langsung. Klik kanan bisa juga dilakukan dengan tool apa saja, tapi melakukan klik kanan pada &lt;em&gt;Work Path&lt;/em&gt; di &lt;strong&gt;palet path&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah melakukan klik kanan, pilihlah &lt;strong&gt;Stroke path&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_gyyrZ3I/AAAAAAAAAso/njjGyPLlenY/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_04.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 366px; height: 360px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_gyyrZ3I/AAAAAAAAAso/njjGyPLlenY/s400/tutorial_photoshop_brush_path_04.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_04.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342370775459698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian muncul kotak dialog &lt;strong&gt;Stroke Path&lt;/strong&gt;. Pada kotak dialog ini, pilih &lt;em&gt;Brush&lt;/em&gt;, dan beri tanda cek pada &lt;em&gt;Simulate Pressure&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_g0t6npI/AAAAAAAAAsg/yiaJaFE7wlA/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_05.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 346px; height: 101px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_g0t6npI/AAAAAAAAAsg/yiaJaFE7wlA/s400/tutorial_photoshop_brush_path_05.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_05.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342371292356242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akan muncul gambar seperti ini. Brush yang sedang aktif akan diterapkan pada garis path tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_gaHLVEI/AAAAAAAAAsY/dSuE4Db1wNQ/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_06.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 345px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_gaHLVEI/AAAAAAAAAsY/dSuE4Db1wNQ/s400/tutorial_photoshop_brush_path_06.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_06.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342364150551618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang bagaimana jika kita &lt;a href="http://mbahdewo.com/2009/07/cara-mengubah-sapuan-brush-photoshop/"&gt;mengatur bentuk sapuan brush&lt;/a&gt; sebelum diterapkan pada path. Misalnya seperti pada contoh berikut ini. Pada Shape Dynamic saya buat Size jitter 100%, pada Scattering saya buat Scatter 170%, pada Other Dynamic saya buat Opacity jitter 100%.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_S-HCeII/AAAAAAAAAsQ/oO5olOOFlik/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_07.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 340px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_S-HCeII/AAAAAAAAAsQ/oO5olOOFlik/s400/tutorial_photoshop_brush_path_07.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_07.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342133295478914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasilnya saat diterapkan pada path adalah seperti gambar berikut ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_SpXswoI/AAAAAAAAAsI/zoW0rpJv95U/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_08.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 341px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_SpXswoI/AAAAAAAAAsI/zoW0rpJv95U/s400/tutorial_photoshop_brush_path_08.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_08.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342127728214658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kita tidak menginginkan tepi garis yang menyempit, misalnya saat diterapkan pada gambar seperti berikut ini:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_SWF0IDI/AAAAAAAAAsA/aQR9FWtwwUs/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_09.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 383px; height: 309px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_SWF0IDI/AAAAAAAAAsA/aQR9FWtwwUs/s400/tutorial_photoshop_brush_path_09.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_09.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342122552926258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;maka pada kotak dialog Stroke Brush tidak usah diberi tanda cek pada pilihan Simulate Pressure.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_SGu5ZMI/AAAAAAAAAr4/Qkz39KHWZN8/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 230px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_SGu5ZMI/AAAAAAAAAr4/Qkz39KHWZN8/s400/tutorial_photoshop_brush_path_10.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_10.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342118430270658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat mencoba tutorial ini, pada tutorial Photoshop berikutnya kita masih membahas tentang penggunaan Brush pada garis path, untuk membuat gambar seperti berikut ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_R121s-I/AAAAAAAAArw/ItQftodleZ4/s1600-h/tutorial_photoshop_brush_path_11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 297px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlH_R121s-I/AAAAAAAAArw/ItQftodleZ4/s400/tutorial_photoshop_brush_path_11.jpg" alt="gambar:tutorial_photoshop_brush_path_11.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355342113900180450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil akhirnya mungkin tidak begitu sama dengan gambar ini, karena gambar yang ini tadi saya buat dengan asal jadi dulu.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-7066828674991216929?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/7066828674991216929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/menerapkan-brush-pada-garis-path.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/7066828674991216929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/7066828674991216929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/menerapkan-brush-pada-garis-path.html' title='Menerapkan Brush Pada Garis Path'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tJ1hwobM5GQ/SlIAYV94XKI/AAAAAAAAAtA/86svHxuWyYo/s72-c/tutorial_photoshop_brush_path_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-6959568709785193426</id><published>2010-04-04T19:09:00.003+07:00</published><updated>2010-04-04T19:31:01.002+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial photoshop'/><title type='text'>Efek IR dengan Channel Mixer</title><content type='html'>Hai photoshoper sekalian, setelah sebelumnya saya membawakan tutorial photoshop “Efek Fractal Pada Foto dengan Photoshop” pada  tutorial kali ini saya akan coba membagi sedikit yang saya miliki, masih dengan photoshop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya anda pernah mendengar efek Infrared pada fotografi. Efek ini sebenarnya merupakan efek manipulasi warna yang dihasilkan dari sebuah filter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut contoh penerapan filter pada sebuah kamera DSLR.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan DSLR yang telah di beri filter seperti itu biasanya dihasilkan foto dengan tonal yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photo by www.dphotojournal.com&lt;br /&gt;Nah, kali ini tanpa harus mengandalkan kamera DSLR dengan filter IR didalamnya, saya akan mencoba merubah tonal foto alami dengan tonal IR ala photoshop. Berikut cara kerjanya.&lt;br /&gt;Persiapkan foto yang memiliki karakter tonal alami, semisal foto dengan pohon hijau, rumput atau bahkan bisa dicoba dibeberapa serangga berwarna hijau. Saya coba dengan foto saya berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pilih menu Image – Adjustment –channel mixer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya coba mengatur output channel seperti diatas, kemudian akan menghasilkan gambar seperti ini :&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah untuk lebih membuat suasana ceria maka saya lakukan sedikit perubahan lagi dengan langkah : Image – adjustmen – hue/saturation, dan melakukan settingan seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akan dihasilkan gambar seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diatas merupakan foto dengan output channel : RED, nah berikut foto-foto dengan output channel lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(output channel : Blue), dan kalo diterapkan pada serangga anda akan mendapat hasil seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan pilihan output channel mixer : blue dihasilkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek IR dengan Channel Mixer tutorial photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-6959568709785193426?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/6959568709785193426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/efek-ir-dengan-channel-mixer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/6959568709785193426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/6959568709785193426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/efek-ir-dengan-channel-mixer.html' title='Efek IR dengan Channel Mixer'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-7915302210199794802</id><published>2010-04-02T20:46:00.000+07:00</published><updated>2010-04-04T16:42:31.953+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial photoshop'/><title type='text'>Membuat Efek Dave Hill</title><content type='html'>&lt;p&gt;Siapakah Dave Hill? Saya juga kurang begitu tau .. tapi Hasil karya nya Keren banget dan Top Markotop.. Bisa lihat hasil karya Dave Hill &lt;a href="http://www.davehillphoto.com/" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/www.davehillphoto.com');" target="_blank"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gimana ? Keren kan ? Saya coba-coba buat Efeknya tapi gak terlalu sama.. tapi setidaknya mirip.. hehehe Maksa!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ayo gan kita mulai..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buka foto yang mau dikasih Efek Dave Hill, saya pake foto hasil Jepretan sendiri.. foto &lt;strong&gt;Nadia pake Helm&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-1.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2242" title="dave hill 1" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-1.jpg" alt="dave hill 1" height="398" width="266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Duplikat layer background dengan menekan tombol CTRL + J dua kali.. Catatan : layer background hanya untuk layer pembanding aja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-2.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2243" title="dave hill 2" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-2.jpg" alt="dave hill 2" height="294" width="285" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Klik Filter &gt; Other &gt; High Pass  ( posisi di layer 1 copy )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-3.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2244" title="dave hill 3" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-3.jpg" alt="dave hill 3" height="448" width="325" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Isikan Radius 1 pixel.. tapi untuk angka ini tergantung dari gede kecilnya sebuah gambar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ganti blending layer 1 copy menjadi Vivid Light&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-4.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2245" title="dave hill 4" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-4.jpg" alt="dave hill 4" height="285" width="292" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gabungkan Layer 1 copy yang sudah diberi &lt;strong&gt;efek High Pass&lt;/strong&gt; dengan layer bawahnya , tekan CTRL +E.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-5.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2246" title="dave hill 5" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-5.jpg" alt="dave hill 5" height="301" width="292" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Duplikat lagi layer 1 dengan menekan CTRL + J, beri efek High pass di layer hasil duplikat. Filter &gt; Other &gt; High Pass, dengan angka yang berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-6.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2247" title="dave hill 6" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-6.jpg" alt="dave hill 6" height="506" width="321" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ganti Layer Style menjadi Color dan Opacity jadi 40 %&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-7.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2248" title="dave hill 7" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-7.jpg" alt="dave hill 7" height="293" width="311" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gabungkan lagi layer 1 copy dengan layer bawahnya.. tekan CTRL + E&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-8.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2249" title="dave hill 8" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-8.jpg" alt="dave hill 8" height="299" width="262" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Duplikat lagi layer 1 dengan menekan CTRL + J&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Klik Filter &gt; Blur &gt; gaussian Blur dengan nilai 9 pixel&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-9.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2250" title="dave hill 9" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-9.jpg" alt="dave hill 9" height="392" width="497" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Klik Filter &gt; Noise &gt; Add Noise, dengan nilai 3%&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-10.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2251" title="dave hill 10" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-10.jpg" alt="dave hill 10" height="418" width="368" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GUnakan &lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/2008/03/19/tool-tool-photoshopsambungan/" onclick=""&gt;Eraser Tool&lt;/a&gt; untuk menghapus bagian yang mau ditonjolkan seperti mata, bibir, hidung, terserah aja..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-11.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2252" title="dave hill 11" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-11.jpg" alt="dave hill 11" height="411" width="373" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ganti Opacity nya menjadi 40%&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-12.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2253" title="dave hill 12" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-12.jpg" alt="dave hill 12" height="269" width="235" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;gabungkan kedua layer tersebut.. dengan menekan CTRL + E .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-13.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2254" title="dave hill 13" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-13.jpg" alt="dave hill 13" height="284" width="265" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Klik Filter &gt;Sharpen &gt; Unsharp Mask&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-14.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2255" title="dave hill 14" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-14.jpg" alt="dave hill 14" height="429" width="326" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi nilai diatas lagi-lagi tergantung kepada gede kecilnya sebuah gambar.. coba-coba sendiri aja ya..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil Akhir nya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/nadia.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2261" title="nadia" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/nadia.jpg" alt="nadia" height="537" width="357" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;gambar sebelumnya :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/nadia-sebelum.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-2262" title="nadia sebelum" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/nadia-sebelum.jpg" alt="nadia sebelum" height="523" width="346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;perbedaan nya cukup mencolok kan ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini ada beberapa contoh lagi :&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_2257" class="wp-caption alignnone" style="width: 512px;"&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-17.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="size-full wp-image-2257" title="Foto Aura Kasih sexy" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-17.jpg" alt="Foto Aura Kasih" height="348" width="502" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Foto Aura Kasih&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_2260" class="wp-caption alignnone" style="width: 405px;"&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-116.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="size-full wp-image-2260" title="Foto Dian Sastro Cantik" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-116.jpg" alt="Foto Dian Sastro" height="493" width="395" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Foto Dian Sastro&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_2258" class="wp-caption alignnone" style="width: 509px;"&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-18.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="size-full wp-image-2258" title="dave hill 18" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-18.jpg" alt="Mission Impossible" height="373" width="499" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Mission Impossible&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="attachment_2259" class="wp-caption alignnone" style="width: 509px;"&gt;&lt;a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-19.jpg" onclick=""&gt;&lt;img class="size-full wp-image-2259" title="dave hill 19" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2010/02/dave-hill-19.jpg" alt="Foto John Cena" height="257" width="499" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Foto John Cena&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Selamat Mencoba..&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-7915302210199794802?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/7915302210199794802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/membuat-efek-dave-hill.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/7915302210199794802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/7915302210199794802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/membuat-efek-dave-hill.html' title='Membuat Efek Dave Hill'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9191529666837832835.post-4780770217550928276</id><published>2010-04-02T03:40:00.000+07:00</published><updated>2010-04-02T03:43:04.001+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial photoshop'/><title type='text'>Teknik Seleksi menggunakan CHANNELS dan PATHS</title><content type='html'>Salam semua buat para pecinta &lt;a href="http://www.ilmugrafis.com/" class="seven"&gt;ilmugrafis.com&lt;/a&gt;,  lama g pernah gabung lagi di  ilmugrafis jadi pengen berbagi lagi dengan  temen-temen semua…&lt;br /&gt;kali ini saya akan berbagi tentang &lt;a href="http://www.ilmugrafis.com/photoshop_foto5.php?page=teknik-seleksi-menggunakan-channels-dan-paths" class="seven"&gt;teknik seleksi&lt;/a&gt; yang  sedikit agak rumit tapi akan  menghasilkan finishing yang maksimal, teknik yang  digunakan adalah:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Channels : digunakan untuk pemecahan warna,  dalam tutorial ini  saya gunakan untuk memisahkan warna rambut dengan warna  background.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Level : mempertegas pemecahan warna&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Path : seleksi bentuk bebas, digunakan untuk  menyeleksi bagian  tubuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah yang akan kita lakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Open file       gambar yang akan kita edit :&lt;br /&gt;FILE &gt; OPEN &gt; Pilih gambar &gt; Klik  OPEN&lt;br /&gt;Untuk contoh saya menggunakan gambar di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe2.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Tampilkan       channels untuk memulai pemecahan warna&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;WINDOW &gt; CHANNELS&lt;/strong&gt; &gt; Pilih warna yang paling   kontras antara detail rambut dengan backgound &gt; KLIK KANAN &gt;  DUPLICATE  CHANNEL&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe3.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Atur level       warna agar terlihat jelas antara batas rambut dan  background&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; IMAGE &gt; ADJUSTMENTS &gt; LEVELS&lt;/strong&gt; : atur seperti   gambar dibawah ini atau atur sesuai dengan keperluan. Usahakan garis  batas  tangan dengan background masih terlihat agar memudahkan kita  dalam proses  seleksi PATH.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe4.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Lakukan seleksi       pada bagian objek model menggunakan PATH&lt;br /&gt;WINDOW &gt; PATHS &gt; Create a new path &gt; Klik PEN  TOOL &gt; buat  seleksi seperti gambar di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe5.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Blok warna       dengan warna hitam pada bagian yang kita seleksi&lt;br /&gt;Pilih PATH yang telah kita buat pada Pallate Path &gt;  KLIK KANAN &gt;  FILL PATH&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe6.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Use Color pilih warna hitam : BLACK &gt; OK&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe7.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  Kuas seluruh       bagian background dengan warna putih, untuk lebih  mudah lakukan seleksi       menggunakan path yang sudah kita buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLIK KANAN PADA PATH &gt; MAKE SELECTION  &gt; FEATHER RADIUS : 0 &gt;  OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu SELECT &gt; INVERSEKlik BRUSH TOOL &gt; GUNAKAN WARNA PUTIH &gt;  Kuaskan  pada background dan hati-hati pada bagian rambut&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe8.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Klik 2 Kali pada LAYER &gt; OK&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe9.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.  Menu SELECT       &gt; LOAD SELECTION &gt; Channel : RED COPY&lt;br /&gt;Menu SELECT &gt; MODIFY &gt; FEATHER  (CTRL+ALT+D)&gt; 1 px&lt;br /&gt;Klik ADD LAYER MASK&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe10.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Klik Menu IMAGE &gt; ADJUSTMENTS &gt; INVERT  (CRTL+i)&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe11.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Buat Layer Baru dan atur warna foreground serta  background yang  akan kita jadikan sebagai dasar belakang gambar&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe12.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.  Klik Menu       FILTER &gt; RENDER &gt; CLOUDS&lt;br /&gt;Tambahkan efek pencahayaan : FILTER &gt;  RENDER &gt; LIGHTING EFFECTS&lt;br /&gt;Style : SOFT OMMI &gt; Properties : atur sesuai dengan  selera&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe13.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  Pindah layer 1       ke posisi paling bawah sebagai background  menggunakan move tool&lt;br /&gt;Duplicate LAYER FOTO : KLIK KANAN &gt; DUPLICATE LAYER&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe14.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Ubah Set Blending Mode Layer pada Layer 0  menjadi MULTIPLY&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe15.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Hapus bagian tepi rambut yang terlihat putih  pada LAYER 0 Duplicate  menggunakan eraser, hal ini bertujuan agar gambar bisa  terlihat lebih  menyatu, perhatikan gambar di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe16.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.  Duplicate Layer       0 Copy dan ubah set bending mode hasil duplicate  menjadi HARD LIGHT.&lt;br /&gt;Jika Gambar terlihat kurang cerah atau gelap gunakan  Level atar Curver  (crtl+L dan crtl+M)&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe17.jpg" alt="photoshop tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Jika langkah langkah di atas anda praktekan  dengan benar maka anda  dapat menghasilkan gambar seperti di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.net/photoshop/p_foto_49/49pe1.jpg" alt="Teknik Seleksi tutorials" /&gt;&lt;br /&gt;Teknik Seleksi&lt;br /&gt;Untuk pertanyaan bisa email ke &lt;a href="mailto:denmasvan@yahoo.com"&gt;denmasvan@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jo:&lt;/strong&gt; @irvan "Wellcome back to ilmugrafis"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berkreasi dan &lt;strong&gt;semoga bermanfaat&lt;/strong&gt; bagi  semua…amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9191529666837832835-4780770217550928276?l=mbelzart.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mbelzart.blogspot.com/feeds/4780770217550928276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/teknik-seleksi-menggunakan-channels-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/4780770217550928276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9191529666837832835/posts/default/4780770217550928276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbelzart.blogspot.com/2010/04/teknik-seleksi-menggunakan-channels-dan.html' title='Teknik Seleksi menggunakan CHANNELS dan PATHS'/><author><name>bagus setiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05986475520316360736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_z18Jmi5hZUc/S7X8hZseiyI/AAAAAAAAAAM/8zOwOcrJjEM/S220/umbel.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
